Palo Alto, raksasa keamanan siber berbasis di California, merilis hasil kinerja setelah penutupan sesi perdagangan Selasa. Ekspektasi pasar tergolong tinggi, dan hasil yang dirilis bahkan lebih baik; namun demikian, saham turun lebih dari 6% dalam perdagangan after-hours.
-
Perusahaan melaporkan EPS sebesar $1,03 dibandingkan ekspektasi $0,94, mencerminkan pertumbuhan sekitar 20% secara tahunan. Pendapatan meningkat menjadi $2,6 miliar dibandingkan ekspektasi $2,58 miliar, atau tumbuh sedikit di atas 10% YoY.
-
Dalam earnings call, perusahaan menyatakan keberhasilan inisiatif “platformization”, yaitu integrasi solusi keamanan siber komprehensif ke dalam satu platform terpadu, serta kemampuan beradaptasi cepat terhadap klien yang agresif mengimplementasikan solusi berbasis AI.
Selain itu, perusahaan baru saja mengumumkan penyelesaian penuh akuisisi terpentingnya, yaitu CyberArk yang berbasis di Israel. Akuisisi ini bertujuan memperluas penawaran produk, termasuk sistem perlindungan dan verifikasi identitas yang unik.
Perusahaan menurunkan proyeksi pertumbuhan EPS FY2026 dari $3,8–$3,9 menjadi $3,65–$3,7. Angka ini berada di bawah konsensus pasar sebesar $3,87. Sebaliknya, proyeksi pendapatan dinaikkan signifikan dari sekitar $10,5 miliar menjadi $11,3 miliar.
Manajemen menegaskan bahwa perusahaan terus tumbuh dan berkembang, namun adopsi, pengembangan, dan implementasi solusi terbaru terbukti lebih mahal dari yang diperkirakan. Akibatnya, pemegang saham perlu mengantisipasi sedikit penurunan profitabilitas meskipun pendapatan meningkat.
Analis dari sejumlah institusi investasi besar tidak menunjukkan perubahan pandangan yang signifikan. Morgan Stanley dan BTIG masih melihat potensi kenaikan harga saham yang bermakna.
PANW.US (D1)
Pada puncak koreksi, harga saham turun lebih dari 30% dari level tertinggi. Level Fibonacci 78,6% memberikan support jangka pendek; namun setelah pembukaan pasar pada 18.02.2026, harga kemungkinan akan menguji kembali area $150. Pertahanan level tersebut menjadi krusial untuk melanjutkan tren naik.
Faktor bearish adalah persilangan EMA 100 dan EMA 200. Namun, jika harga mampu kembali dengan cepat ke area Fibonacci 50%, potensi pergerakan naik lanjutan tetap terbuka, serupa dengan pola yang terjadi pada akhir 2022.
Sumber: xStation5
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
The Fed Isyaratkan Rate Cut 2026
IBM Melawan Arus: Rekrut 3x Lebih Banyak Entry-Level
US OPEN: Pasar Cari Arah Usai Data Inflasi
US Open: Payrolls Kuat, Rate Cut Tertunda?