Waktu membaca 2 Menit

CFD: Definisi dan Terminologi

Trading CFD melibatkan sejumlah istilah penting seperti bid/ask, leverage, swap, margin, long/short position, Take Profit, Stop Loss, dan Trailing Stop. Memahami fungsi masing-masing membantu trader mengetahui cara transaksi dieksekusi, bagaimana biaya dan margin bekerja, serta bagaimana risiko dapat dikelola sebelum membuka posisi.

Trading CFD melibatkan sejumlah istilah penting seperti bid/ask, leverage, swap, margin, long/short position, Take Profit, Stop Loss, dan Trailing Stop. Memahami fungsi masing-masing membantu trader mengetahui cara transaksi dieksekusi, bagaimana biaya dan margin bekerja, serta bagaimana risiko dapat dikelola sebelum membuka posisi.

Harga bid/ask adalah kuotasi dua arah yang menunjukkan harga terbaik di mana suatu instrumen dapat dijual dan dibeli pada waktu tertentu. Harga bid merepresentasikan harga maksimum yang bersedia dibayar pembeli untuk suatu instrumen. Harga ask merepresentasikan harga minimum yang bersedia diterima penjual untuk instrumen yang sama. Perlu diingat: saat melakukan transaksi, kita membeli dari penjual pada harga ask, dan menjual ke pembeli pada harga bid.

Leverage memperbesar daya beli modal yang ditempatkan sebagai margin, sehingga memungkinkan trader membuka posisi dengan nilai transaksi yang lebih besar dari dana yang disetor. Contohnya, leverage 1:100 berarti nilai transaksi bisa 100 kali lebih besar; misalnya deposit $1 memungkinkan membuka transaksi senilai $100. Namun, penggunaan leverage tergolong sangat berisiko dan membutuhkan aturan manajemen modal yang ketat.

Swap adalah perjanjian antara dua pihak yang mengatur mekanisme pembayaran timbal balik berdasarkan parameter pasar tertentu (misalnya suku bunga atau nilai tukar). Dalam praktik trading, swap mengacu pada biaya atau bunga yang dibayar atau diterima ketika posisi dibiarkan terbuka hingga hari berikutnya (overnight). Hampir semua transaksi di pasar FOREX dan CFD melibatkan swap.

Margin adalah jaminan dana yang harus disetor trader kepada broker untuk menutup risiko kredit yang timbul dari transaksi. Di pasar ber-leverage, investor tidak perlu menyediakan dana penuh sebesar nilai transaksi, melainkan hanya sejumlah margin yang ditentukan broker. Perubahan nilai transaksi ditanggung oleh dana margin, dan jika dana ini tidak mencukupi, broker akan menutup posisi secara otomatis.

Long And Short Position - Posisi long berarti investor membeli dan memiliki suatu aset dengan ekspektasi harga akan naik di masa depan. Posisi short berarti investor menjual aset yang tidak dimiliki, dengan harapan harga akan turun. Jika harga turun sesuai ekspektasi, investor dapat membeli kembali di harga lebih rendah dan memperoleh keuntungan. Sebaliknya, jika harga naik, investor akan mengalami kerugian.

Kalkulator investasi adalah alat yang sangat membantu dalam manajemen risiko. Alat ini secara otomatis menghitung parameter transaksi seperti nilai pip, margin, dan nilai spread, sehingga trader dapat memahami seluruh aspek transaksi dengan cepat dan mengambil keputusan trading yang lebih terukur.

Take Profit & Stop Loss (termasuk Trailing Stop) – Take Profit (TP) adalah perintah untuk mengeksekusi keuntungan secara otomatis pada level harga yang telah ditentukan sebelumnya. Umumnya dieksekusi menggunakan limit order yang berlawanan dengan posisi kita. Posisi short ditutup dengan buy limit di bawah harga sedangkan posisi long ditutup dengan sell limit di atas harga.

Stop loss - adalah jenis pending order yang terhubung langsung dengan posisi tertentu dan akan menutup posisi tersebut ketika harga bergerak naik atau turun hingga mencapai level Stop Loss, dengan tujuan membatasi kerugian.

Dapatkan Reward hingga $25

Ada reward khusus pengguna baru saat buka rekening, deposit & transaksi di XTB!

Ambil rewardnya!
9 menit

Emas Sebagai Investasi: Apakah Masih Layak di 2026?

9 menit

Apa Itu Derivatif? Jenis, Cara Kerja, dan Risikonya

2 menit

Komoditas: Definisi

Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.