Perubahan Tenaga Kerja ADP AS
- Aktual: 44.000
- Perkiraan: 65.000
- Sebelumnya: 98.000
- Direvisi: 95.000
Laporan tenaga kerja swasta ADP untuk Juli berada jauh di bawah estimasi.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja paling lambat di Amerika Serikat sejak Februari, periode yang ditandai oleh dimulainya perang di Iran.
Sektor pendidikan dan kesehatan masih menjadi tulang punggung laporan dengan tambahan 36.000 pekerjaan baru.
Di sisi lain, sektor hospitality mencatatkan penurunan signifikan sebanyak 11.000 pekerjaan.
Pelemahan tersebut kemungkinan dipengaruhi normalisasi setelah World Cup dan berakhirnya sejumlah kontrak kerja sementara.
Sektor perdagangan dan transportasi juga mencatatkan penurunan di tengah tingginya biaya bahan bakar.
Panel 1: Perubahan Tenaga Kerja ADP pada Sektor Barang Terpilih
Sumber: ADP
Panel 2: Perubahan Tenaga Kerja ADP pada Sektor Jasa Terpilih
Sumber: ADP
Pelemahan dolar juga didukung oleh komentar terbaru Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari.
Kashkari menyatakan bahwa sudah waktunya untuk mulai menaikkan suku bunga secara perlahan, tetapi ia tidak menyerukan kenaikan suku bunga yang agresif.
Kashkari merupakan salah satu dari tiga anggota yang berbeda pendapat dan memilih kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan FOMC terakhir.
Namun, seruannya yang relatif lunak tidak memenuhi ekspektasi pasar yang sebelumnya lebih hawkish.
Komentar tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa The Fed berisiko tertinggal dalam memperketat kebijakan moneter.
Emas Rebound, Yield Turun dan Dolar Melemah
Market Wrap: Hormuz Belum Dibuka, Pasar Tetap Bertaruh Damai
Kalender Ekonomi: ADP, ISM, dan Earnings Uji Wall Street
Daily Summary: Nasdaq Naik 3%, AMD Hadapi Ujian Besar
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.