CEO GameStop secara tak terduga mengumumkan rencana untuk mengakuisisi platform e-commerce eBay.
Ryan Cohen, CEO perusahaan yang sering menjadi sorotan tersebut, menyatakan niatnya untuk membeli eBay dengan nilai sebesar $55,5 miliar. Akuisisi ini dimaksudkan sebagai bagian dari strategi diversifikasi perusahaan, dengan tujuan menciptakan “kompetisi bagi Amazon.”
Yang menjadi kontroversi bukan hanya transaksi itu sendiri dan harganya. Perlu dicatat bahwa eBay saat ini memiliki valuasi sekitar $48 miliar, yang berarti GameStop akan membayar premi sekitar 20% sejak awal. Namun, ini baru awal dari berbagai pertanyaan besar, bukan akhir.
Perlu juga diingat bahwa kapitalisasi pasar eBay saat ini lebih besar dibandingkan GameStop. Hal ini memang bukan hambatan yang tidak mungkin diatasi dalam pasar keuangan modern, namun strategi yang diusulkan CEO tampaknya tidak sepenuhnya selaras dengan realitas.
Akuisisi ini direncanakan akan dibiayai dengan komposisi 50% kas dan 50% saham GameStop.
Bagian kas, jika mengacu pada pernyataan CEO terkait pembiayaan dari TD Securities, diperkirakan mencapai sekitar $28 – 29 miliar.
Masalah muncul pada bagian ekuitas: dengan kapitalisasi pasar GameStop sekitar $27 miliar, komponen “50% dalam saham” masih menyisakan kekurangan pendanaan sekitar $15 miliar.
Pasar tampaknya hanya sebagian percaya terhadap realisasi kesepakatan ini. Penawaran dengan premi sekitar 20% saat ini tercermin dalam kenaikan valuasi sekitar 6 - 7%, yang secara kasar mengindikasikan probabilitas sekitar 30% bahwa akuisisi ini akan benar-benar terjadi.
Untuk saat ini, prospek pembelian eBay dengan syarat seperti ini menimbulkan keraguan serius, sementara komentar dari pihak eBay sendiri masih sangat terbatas.
GME.US (D1)

Momentum rata-rata EMA masih tergolong moderat; namun, potensi dukungan positif terhadap sentimen dapat muncul jika harga berhasil menembus tren penurunan. Sumber: xStation5.
Berkshire Hathaway: Apakah dana legendaris ini mulai tertinggal?
US OPEN: Geopolitik dan earnings menentukan arah pasar
Berkshire Cetak Rekor Kas, Ujian Besar CEO Baru
PayPal Pisahkan Venmo, Strategi atau Sinyal Spin-Off?
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.