Gambaran Pasar
Bank-bank Eropa mulai kehilangan daya tarik di mata investor, meskipun masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif menarik dibandingkan pasar secara keseluruhan. Kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi di Eropa, ekspansi kredit yang melemah, serta tekanan margin dalam lingkungan suku bunga yang berpotensi lebih rendah terus meningkat.
Setelah beberapa tahun mencatat kenaikan kuat, sektor ini kini memasuki fase rotasi modal yang jelas, dengan investor semakin mengalihkan alokasi ke sektor lain seperti teknologi dan saham berbasis komoditas. Minggu ini, perhatian tertuju pada keputusan European Central Bank pada hari Kamis, karena panduannya mengenai arah suku bunga ke depan dapat secara signifikan memengaruhi ekspektasi profitabilitas bank.
Pada saat yang sama, prospek sektor ini tetap sangat bergantung pada kondisi makroekonomi Eropa, karena kenaikan suku bunga lebih lanjut dapat mendukung laba, sementara pertumbuhan yang lebih lemah dan risiko kredit yang meningkat dapat dengan cepat mengimbangi manfaat tersebut.
Sesi Eropa
Sesi perdagangan Selasa di Eropa ditandai dengan nada yang hati-hati positif, dengan indeks utama pulih dari kerugian sebelumnya dan mencatat kenaikan moderat di tengah membaiknya sentimen, meskipun ketidakpastian geopolitik terkait negosiasi Amerika Serikat–Iran dan kenaikan harga minyak masih berlangsung.
Indeks FTSE 100 Inggris naik sekitar 0,5%, CAC 40 Prancis naik 0,2%, DAX Jerman naik 0,2%, sementara IBEX Spanyol mencatat kinerja terbaik dengan kenaikan sekitar 1%. Namun, pasar tetap sensitif terhadap kurangnya kemajuan dalam pembicaraan damai dan risiko kenaikan harga energi lebih lanjut.
AS–Iran
Harga minyak mentah Brent tetap di atas $100 per barel, didukung oleh meningkatnya ketegangan dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Teheran mengusulkan kesepakatan yang melibatkan pembukaan kembali jalur pelayaran penting dengan imbalan pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan dan kapal Iran, namun tanpa konsesi terkait program nuklirnya, yang tetap tidak dapat diterima oleh pemerintahan Donald Trump.
Pada saat yang sama, Presiden AS menarik rencana untuk mengirim delegasi ke Islamabad untuk putaran pembicaraan berikutnya, semakin melemahkan prospek terobosan diplomatik dan memperkuat sikap keras Washington.
Akibatnya, dengan negosiasi yang terhenti dan risiko ketidakstabilan regional yang masih tinggi, pasar minyak tetap sangat sensitif, menjaga harga Brent tetap tinggi.
Logam Mulia
Emas dan perak tetap berada di bawah tekanan. Ketegangan geopolitik terkait situasi AS–Iran gagal memberikan dukungan, dengan harga emas turun sekitar 1,5% dan jatuh di bawah $4.650 per ons.
Perak berada di bawah tekanan lebih kuat, turun hampir 3% dan berada di bawah $73 per ons.
📉Harga emas turun 1,5% menekan saham sektor logam dan pertambangan
US OPEN: Kekhawatiran terhadap OpenAI menekan seluruh pasar
BREAKING: Uni Emirat Arab keluar dari OPEC 💥
Alphabet Q1 Preview: Standar tinggi dan tekanan pada kualitas
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.