Sesi perdagangan Selasa di Amerika Serikat membawa kemerosotan sentimen pasar yang signifikan. Upaya rebound awal pada sektor teknologi terbukti hanya berlangsung singkat, sementara aksi jual agresif pada saham-saham semikonduktor menyeret indeks utama jauh ke zona merah.
Di luar sektor teknologi, tekanan jual juga terlihat jelas pada saham-saham energi. Investor menunjukkan sikap yang sangat berhati-hati menjelang rilis data inflasi CPI Amerika Serikat yang penting serta debut SpaceX yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.
Selain itu, pasar komoditas juga mengalami penurunan tajam harga minyak. WTI turun lebih dari 3%, sementara Brent melemah lebih dari 2% dan bergerak mendekati level US$90 per barel.
Penurunan ini terjadi setelah pernyataan Donald Trump yang mengungkapkan bahwa Amerika Serikat semakin dekat dengan penandatanganan kesepakatan damai final dengan Iran. Kesepakatan tersebut diperkirakan akan membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, jalur pelayaran yang sangat penting bagi pasokan energi global.
Namun demikian, pasar tampaknya tidak menyambut baik perkembangan terbaru tersebut.
Lonjakan ketidakpastian paling jelas terlihat pada indeks ketakutan VIX yang melonjak lebih dari 10,3% dan kembali menembus level 20 poin. Di sisi lain, kabar mengenai OpenAI yang mengajukan penawaran umum perdana saham (IPO) secara rahasia juga masih menjadi perhatian pasar.
Saat ini, US100 (futures Nasdaq 100) tercatat turun hampir 4%, sementara US500 melemah hampir 2%.
Faktor penting yang memperdalam pelemahan pasar hari ini adalah kabar bahwa Donald Trump mengumumkan langkah balasan terhadap Iran setelah sebuah helikopter Amerika Serikat ditembak jatuh. Eskalasi situasi pada tahap ini berpotensi memperpanjang konflik yang sedang berlangsung dari hitungan minggu menjadi berbulan-bulan.

Pandangan Teknikal: US100: Level penting yang perlu diperhatikan pada US100 adalah area 29.000 poin. Apabila sesi perdagangan ditutup di bawah level tersebut, koreksi berpotensi berlanjut hingga kisaran 26.000–27.000 poin. Sumber: xStation5
Saham Apa yang Mengalami Penurunan Terbesar?
Pendorong utama aksi jual kali ini berasal dari kapitulasi sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI), yang sedang mengoreksi kenaikan euforia sebelumnya.
-
Marvell Technology (MRVL.US): -14.2% – Mencatat penurunan terdalam di sektor semikonduktor.
-
Enphase Energy (ENPH.US): -13.5% – Mengalami aksi jual besar-besaran akibat meningkatnya sentimen penghindaran risiko.
-
Qualcomm (QCOM.US): -10.5% – Sentimen terhadap produsen prosesor seluler tersebut memburuk secara signifikan.
-
Micron Technology (MU.US): -9.408% dan Intel (INTC.US): -9.0% – Dua raksasa sektor memori dan prosesor ini juga mengalami tekanan jual yang sangat kuat.
Daily Summary: Nasdaq Tertekan, Pasar Waspadai CPI AS
US Open: Wall Street Menguat Didorong Saham AI dan Teknologi
Intel Melonjak Usai Nvidia dan Google Pertimbangkan Produksi Chip
Broadcom Bersiap Rilis Laporan Keuangan di Tengah Ledakan AI
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.