Ekspektasi inflasi dan sentimen konsumen (University of Michigan, Maret):
1 tahun: 3.4% (Perkiraan: 3.6%; Sebelumnya: 3.4%)
5 tahun: 3.2% (Perkiraan: 3.4%; Sebelumnya: 3.3%)
Ekspektasi konsumen: 55.5 (Perkiraan: 55.0; Sebelumnya: 56.6)
Kondisi saat ini: 57.8 (Perkiraan: 54.9; Sebelumnya: 56.6)
Lowongan pekerjaan AS (Januari):
JOLTS: 6.946 juta (Perkiraan: 6.760 juta; Sebelumnya: 6.555 juta)
Ekspektasi inflasi turun pada pergantian Februari dan Maret meskipun terdapat kekhawatiran krisis di Selat Hormuz, dan sentimen konsumen juga menunjukkan perbaikan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya menjadi kabar baik. Dalam konteks ekonomi dan pasar saat ini, penurunan ekspektasi tersebut menunjukkan bahwa ruang finansial konsumen semakin terbatas secara signifikan. Pada saat yang sama, meskipun terdapat perbaikan, indikator sentimen masih berada pada level yang jelas menunjukkan kondisi yang menyerupai resesi.
Kondisi pasar tenaga kerja menunjukkan gambaran yang serupa. Data JOLTS meningkat di atas ekspektasi menjadi 6,9 juta lowongan pekerjaan. Ini merupakan kenaikan yang cukup jelas dan berada di atas perkiraan analis. Namun demikian, angka tersebut masih sekitar 15% lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, dan indikator ini telah berada dalam tren penurunan sejak tahun 2023.
US Open: Inflasi AS 4,2%, Nasdaq Berusaha Stabil
BREAKING: Inflasi AS Tetap Tinggi, Harapan Pemangkasan Memudar
Rotasi Dana ke Healthcare dan Finansial Menguat
Kalender Ekonomi: Pasar Waspadai CPI AS di Tengah Konflik AS-Iran
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.