13.32 · 30 Juli 2026

BREAKING: GDP AS Melemah, Inflasi Inti Mulai Mereda

Amerika Serikat: Laporan GDP dan PCE

 

GDP AS QoQ Advance: Aktual 1,5%
Perkiraan 2%
Sebelumnya 2,1%

Core PCE Price Index AS YoY: Aktual 3,3%
Perkiraan 3,3%
Sebelumnya 3,4%

Core PCE Price Index AS MoM: Aktual 0,1%
Perkiraan 0,2%
Sebelumnya 0,3%

Real Personal Consumption AS MoM: Aktual 0,3%
Perkiraan 0,4%
Sebelumnya 0,3%, direvisi menjadi 0,4%

Pada kuartal II 2026, ekonomi Amerika Serikat tumbuh lebih lambat dari perkiraan.

GDP AS berkembang sebesar 1,5% secara tahunan setelah disetahunkan, lebih rendah dari konsensus pasar sebesar 2%.

Perang Iran turut menekan kepercayaan terhadap perekonomian terbesar di dunia tersebut.

Berdasarkan laporan Bureau of Economic Analysis atau BEA, perlambatan terutama disebabkan oleh penurunan ekspor dan belanja pemerintah, serta melemahnya investasi bisnis.

Konsumsi pribadi juga berada di bawah ekspektasi.

Konsumen Amerika Serikat masih menghadapi tekanan dari tingginya harga bahan bakar.

Data Core PCE, yang menjadi indikator inflasi pilihan The Fed, sedikit lebih rendah dari perkiraan.

Angka bulanan tercatat di 0,1%, di bawah estimasi 0,2%, dan menunjukkan tekanan inflasi jangka pendek yang lebih ringan.

Sementara itu, Core PCE tahunan berada di 3,3%, sesuai dengan perkiraan pasar dan turun dari 3,4% pada periode sebelumnya.

 

Konsumsi swasta masih menjadi tulang punggung GDP Amerika Serikat. Sumber: Macrobond dan XTB Research

 

 

19 Agustus 2026, 22.35

US Open: Yield Treasury Turun, Nasdaq Pulih dari Tekanan

19 Agustus 2026, 15.28

S&P 500 Mahal, Tapi Kenaikan Laba Masih Menopang Pasar

19 Agustus 2026, 14.00

Kalender Ekonomi: Investor Tunggu FOMC, Minyak dan Emas Menguat

19 Agustus 2026, 12.34

Market Wrap: Yield Naik Tekan Saham Teknologi, Minyak Menguat

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.