22.35 · 19 Agustus 2026

US Open: Yield Treasury Turun, Nasdaq Pulih dari Tekanan

Sesi perdagangan kemarin membawa aksi jual di pasar AS dan juga pasar global secara lebih luas. Tekanan paling besar terlihat di sektor teknologi.

Nasdaq 100 turun sekitar 1,7%, terbebani saham-saham di sektor semikonduktor dan memory. CoreWeave turun 12%, sementara Lumentum melemah 10%. Seagate, Teradyne, dan Sandisk masing-masing turun sekitar 9%.

Pembukaan hari ini, meskipun harga minyak dan gas masih melanjutkan kenaikan, diawali dengan koreksi. Namun, tekanan tersebut relatif singkat karena Nasdaq 100 kini telah kembali ke level penutupan Selasa.

Pasar bereaksi kuat terhadap pengumuman perluasan program buyback obligasi oleh US Treasury, yang dikenal sebagai liquidity support buyback.

Program tersebut bertujuan untuk:

  • Setidaknya menggandakan batas maksimum setiap operasi buyback, dari US$2 miliar menjadi US$4 miliar.
  • Memusatkan pembelian pada bagian jangka panjang kurva yield, terutama Treasury dengan tenor panjang, sehingga meningkatkan likuiditas.
  • Mulai berlaku pada 9 September dan setidaknya berlangsung hingga 4 November, ketika Treasury akan merilis rencana kuartalan baru.

Keputusan Bessent tentu bukan tanpa alasan. Langkah ini merupakan intervensi untuk meredakan ketegangan di pasar obligasi.

Dalam beberapa minggu terakhir, yield meningkat dengan sangat cepat, terutama pada obligasi tenor panjang. Pada Selasa, yield Treasury 30 tahun bahkan mencetak level tertinggi dalam 19 tahun setelah menembus 5,33%.

Secara teknis, langkah ini bukan pelonggaran kebijakan moneter karena kebijakan tersebut berada di bawah kewenangan Federal Reserve.

Namun, bagi pasar, dampaknya cukup mirip.

Yield turun cukup signifikan di seluruh kurva, terutama pada tenor panjang.

Mengapa Ini Penting bagi Pasar?

Selama bertahun-tahun, terutama pada dekade kedua abad ke-21, yield obligasi berada pada level rendah. Yield Treasury 30 tahun, misalnya, pernah berada di sekitar 3%.

Dalam kondisi tersebut, obligasi tidak menjadi alternatif yang benar-benar menarik dibandingkan saham.

Fenomena ini bahkan dikenal dengan istilah TINA, atau "there is no alternative".

Sekarang situasinya berbeda.

Banyak investor mulai mempertanyakan apakah mengambil risiko di pasar saham masih menarik jika pemerintah AS, yang dianggap sebagai salah satu penerbit utang paling aman di dunia, menawarkan yield sekitar 5,3% untuk tenor 30 tahun.

Mengapa Saham Teknologi Sangat Sensitif terhadap Pasar Obligasi?

Perusahaan teknologi, khususnya saham growth, sering dinilai berdasarkan laba yang diharapkan baru akan tercapai jauh di masa depan.

Ketika yield obligasi meningkat, tingkat diskonto yang digunakan untuk menghitung nilai arus kas masa depan juga ikut naik.

Akibatnya, nilai sekarang dari future cash flow turun secara signifikan.

Selain itu, yield Treasury juga menjadi acuan bagi biaya pinjaman lain di seluruh ekonomi.

Kenaikan yield biasanya berarti biaya kredit perusahaan lebih tinggi dan bunga obligasi korporasi meningkat.

Kondisi ini sangat menekan perusahaan yang membutuhkan belanja investasi dalam jumlah besar.

Berita Perusahaan

Gambar 1: Winners and Losers di S&P 500, 19.08.2026

Sumber: XTB Research, 19.08.2026

Moderna (MRNA.US)

  • Perhatian pasar hari ini tertuju pada lonjakan lebih dari 140% pada saham Moderna.
  • Kenaikan tersebut terjadi setelah perusahaan mengumumkan hasil positif dari uji tahap akhir untuk vaksin kanker yang dipersonalisasi.
  • Jika dikombinasikan dengan obat imunoterapi Keytruda milik Merck, vaksin tersebut mampu menurunkan risiko kekambuhan melanoma lebih efektif dibandingkan imunoterapi saja.
  • Vaksin disesuaikan dengan mutasi spesifik pada tumor masing-masing pasien dan proses produksinya membutuhkan waktu sekitar enam minggu.
  • CEO Moderna, Stephane Bancel, memperkirakan produk tersebut dapat memperoleh persetujuan paling cepat pada 2027.

Estée Lauder (EL.US)

  • Saham Estée Lauder juga menguat tajam, naik sekitar 16,7%, setelah perusahaan melaporkan hasil kuartalan yang kuat.
  • Revenue melampaui ekspektasi dan kembali mencatat pertumbuhan tahunan positif setelah tiga kuartal yang mengecewakan.
  • Perusahaan juga menaikkan ekspektasi untuk adjusted operating margin.
  • CEO Stephane de La Faverie, sebagai bagian dari upaya meningkatkan profitabilitas, juga mengonfirmasi rencana pengurangan hampir 10.000 posisi pekerjaan.

Target (TGT.US)

  • Setelah sempat turun di awal perdagangan, saham Target berbalik menguat sekitar 5,9%.
  • Perusahaan melampaui ekspektasi analis untuk comparable sales, yang tumbuh 3,8% dibandingkan konsensus 2,4%, serta adjusted EPS kuartal kedua sebesar US$4,11.
  • Manajemen juga menaikkan outlook untuk 2027, dengan target adjusted EPS di kisaran US$9,90 hingga US$10,90, dibandingkan proyeksi sebelumnya US$7,50 hingga US$8,50.
  • Net sales diperkirakan tumbuh sekitar 5%.

SK Hynix 

  • SK Hynix juga bergerak di zona hijau, meski kenaikannya lebih moderat sekitar 3,3%.
  • Perusahaan mengumumkan program buyback saham senilai 40 triliun won, atau sekitar US$29 miliar.
  • SK Hynix berencana membeli dan membatalkan hingga 24 juta saham paling lambat pada 19 November.
18 Agustus 2026, 12.07

Market Wrap: AI Masih Kuat, Tapi Yield dan Minyak Mulai Menekan

13 Agustus 2026, 10.49

Stok AS Meledak, Brent Jatuh di Bawah US$88

13 Agustus 2026, 07.26

Market Wrap: Nasdaq Lanjut Naik, Minyak Dekati US$89

11 Agustus 2026, 18.33

Daily Summary - CPI Jadi Fokus saat Minyak dan Yield Tetap Tinggi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.