FARS News Agency melaporkan bahwa dua rudal telah menghantam kapal perang Amerika Serikat di dekat Pulau Jask. Serangan tersebut diduga terjadi setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan berulang terkait pelanggaran wilayah perairan Iran.
Penting untuk dicatat bahwa FARS saat ini merupakan satu-satunya sumber laporan ini, dan informasi tersebut belum dikonfirmasi oleh lembaga lain. Reuters juga menyebarkan berita ini, namun tetap mengutip FARS sebagai sumber utama. Iran juga secara sepihak mengumumkan “definisi ulang zona kontrol” di Selat Hormuz. Zona pengaruh baru yang diklaim Teheran disebut membentang dari Gunung Mobarak di Iran hingga Fujairah di Uni Emirat Arab.
Angkatan Laut Iran mengumumkan bahwa sistem pertahanan pesisirnya berada dalam status siaga penuh dan dilaporkan telah memblokir kapal perang AS untuk memasuki zona yang baru ditetapkan tersebut. Teheran memperingatkan bahwa mereka akan menargetkan setiap kapal yang mencoba melewati pos pemeriksaan Iran tanpa izin.
PMI AS Kuat Dorong Yield, Nasdaq Tertekan
AS Bisa Batasi Ekspor Diesel, Eropa Seberapa Rentan?
Daily Summary: Yield Tembus 5%, Wall Street Kembali Tertekan
US Open: Wall Street Turun Saat Yield Tembus 5%
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.