01.35 · 15 Mei 2026

BREAKING: Retail sales AS naik sesuai ekspektasi pasar

Retail sales AS untuk bulan April tercatat sebesar 0,5% m/m, tepat sesuai dengan ekspektasi pasar. Hasil yang sesuai konsensus ini tidak memberikan kejutan besar bagi pasar, namun terdapat beberapa detail penting yang perlu diperhatikan lebih dalam. Retail sales di luar sektor otomotif naik 0,7% m/m (ekspektasi 0,7%), sementara kategori yang sangat diperhatikan pasar yaitu Control Group mencatat hasil lebih baik dari perkiraan - naik 0,5% dibanding ekspektasi 0,3%.

Kenaikan kuat pada Control Group memiliki bobot yang sangat penting, karena kategori ini secara langsung masuk ke dalam perhitungan GDP melalui komponen konsumsi rumah tangga. Hasil yang lebih tinggi dari konsensus menunjukkan bahwa konsumen Amerika masih relatif tangguh meskipun berada dalam lingkungan harga yang tetap tinggi.

  • Retail Sales April: 0,5%, Ekspektasi 0,5%

  • Retail Sales ex auto April: 0,7%, Ekspektasi 0,7%

  • Retail Sales Control Group April: 0,5%, Ekspektasi 0,3%

  • Initial Claims (mingguan): 211K, Ekspektasi 205K

  • Continuing Claims: 1782K, Ekspektasi 1780K

Namun, terdapat satu catatan metodologis penting yang perlu diperhatikan - data retail sales tidak disesuaikan terhadap inflasi. Artinya, sebagian dari kenaikan nominal tersebut kemungkinan hanya mencerminkan harga yang lebih tinggi, bukan peningkatan nyata dalam volume pembelian. Mengingat data CPI hari Selasa yang kembali mengonfirmasi tekanan inflasi yang masih berlangsung, gambaran riil mengenai belanja konsumen mungkin tidak sekuat yang terlihat dari headline data utama.

6 Agustus 2026, 15.48

Risiko Hormuz Dorong Minyak ke US$81

6 Agustus 2026, 07.09

Market Wrap: Aksi Jual Chip Tekan Asia, Emas Melaju

5 Agustus 2026, 18.44

Daily Summary: Dow Cetak Rekor, Nasdaq Justru Tertahan

5 Agustus 2026, 16.57

Hormuz Makin Dekat Dibuka, Minyak Bertahan di Bawah US$80

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.