Sesuai perkiraan pasar, The Fed mempertahankan suku bunga di level 4,5%. Pasca keputusan ini, EURUSD sempat menguat, sementara US100 mengalami penurunan.
September tidak disebutkan dalam pernyataan tersebut (orang-orang mencari sinyal dovish).
Dalam pernyataannya, The Fed menyatakan bahwa inflasi masih sedikit meningkat, dan indikator terbaru menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi melambat di paruh pertama 2025. Menariknya, dua gubernur, Waller dan Bowman, menyatakan perbedaan pendapat dengan memilih pemangkasan suku bunga (voting: 9 lawan 2).
Menjelang keputusan, Trump menyatakan bahwa ia tidak mengharapkan pemangkasan suku bunga hari ini. Menurutnya, pemotongan kemungkinan akan terjadi pada bulan September. Pernyataan ini sedikit menenangkan pasar karena menunjukkan bahwa Trump tidak menekan Fed untuk bertindak langsung, meski ia tetap berpendapat bahwa pemotongan saat ini akan lebih baik.
Kontrak berjangka menunjukkan bahwa trader memprediksi peluang sebesar 65% bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi di pertemuan bulan Desember.
Pada kesimpulannya, pernyataan FOMC bulan Juli mengindikasikan perlambatan momentum ekonomi dan yang lebih penting, munculnya perbedaan pandangan di internal The Fed terkait arah kebijakan suku bunga ke depan. Dengan dua anggota yang memilih pemotongan, otoritas Jerome Powell sebagai Ketua The Fed mulai mendapat tantangan. Meski demikian, penurunan nilai dolar AS pasca rilis pernyataan tetap terbatas: EURUSD mendekati 1.1480, sementara US500 relatif datar. Kita menantikan komentar lanjutan dari Jerome Powell pada pukul 19.30 waktu setempat.

Sumber: xStation
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?