Kemarin, Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat menyetujui skema creation dan redemption saham ETF Bitcoin dan Ethereum dalam bentuk in-kind. Artinya, investor kini bisa langsung menukar aset kripto dengan unit ETF dan sebaliknya, tanpa melalui transaksi tunai. Keputusan ini berlaku setelah voting pada 29 Juli 2025.
Perubahan ini—yang sejalan dengan model standar ETF berbasis komoditas—dirancang untuk meningkatkan efisiensi modal, mengurangi beban pajak bagi investor institusional, memperkecil spread bid-ask, serta memperdalam likuiditas di pasar kripto.
Langkah ini menjadi terobosan dalam cara kerja ETF kripto, semakin mendekatkannya ke struktur ETF tradisional. Analis memperkirakan perubahan ini akan menarik modal institusi baru dan membuka jalan bagi produk altcoin lain seperti Solana atau Cardano yang bisa langsung dibentuk dengan mekanisme in-kind settlement.
Ethereum Ungguli Bitcoin: Aliran Modal dan Lonjakan Harga
Dalam beberapa pekan terakhir, Ethereum semakin populer dan kini menyaingi Bitcoin dari sisi daya tarik. Adopsi institusional meningkat pesat, dengan perusahaan publik seperti BitMine Immersion dan SharpLink mengalokasikan dana besar untuk membeli ETH.
Didukung oleh aliran modal ETF yang mencapai rekor, minat terhadap staking, dan lingkungan regulasi yang semakin kondusif, momentum Ethereum tercermin jelas dari lonjakan valuasinya. Sejak awal Juli, ETH telah melonjak 55% ke level $3.822, meskipun masih di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di atas $4.800.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?