- China telah mengumumkan aturan baru mengenai biaya pelabuhan yang menargetkan kapal milik, dioperasikan, dibangun, atau berbendera Amerika Serikat.
- China telah mengumumkan aturan baru mengenai biaya pelabuhan yang menargetkan kapal milik, dioperasikan, dibangun, atau berbendera Amerika Serikat.
China mengumumkan aturan baru terkait biaya pelabuhan yang secara khusus menargetkan kapal milik, dioperasikan, dibangun, atau berbendera Amerika Serikat yang berlabuh di pelabuhan Tiongkok. Biaya baru ini akan mulai diberlakukan pada 14 Oktober 2025, dengan tarif awal sekitar $56 per ton bersih, meniru kebijakan serupa yang diterapkan AS terhadap kapal Tiongkok yang memasuki pelabuhan Amerika. Menariknya, China memberikan pengecualian bagi kapal buatan Tiongkok yang dimiliki perusahaan AS, menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati di tengah memanasnya perselisihan dagang antara kedua negara. Langkah ini merupakan bagian dari strategi balasan bertahap (tit-for-tat) dalam rivalitas ekonomi global AS–Tiongkok yang semakin menekan sektor pelayaran, rantai pasok, dan perdagangan internasional.
Daily Summary - CPI Jadi Fokus saat Minyak dan Yield Tetap Tinggi
Hormuz Redakan Minyak, tapi Risiko Belum Hilang
Market Wrap: Intel Jatuh 4%, Minyak Naik karena Hormuz
Daily Summary: Minyak Melonjak, Wall Street Justru Lesu
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.