- Pasar saham AS menutup pekan dengan pelemahan moderat pada indeks-indeks utama. Meskipun terdapat sejumlah berita positif dari sisi emiten, kekhawatiran investor terhadap sektor teknologi masih berlanjut. Valuasi pasar juga tertekan oleh rilis inflasi “panas” kedua secara berturut-turut.
- Penurunan terbesar terlihat pada Russell 2000, yang melemah lebih dari 1,5%. Hal ini memperkuat kekhawatiran pasar mengenai laju pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed.
- Block, perusahaan fintech asal AS, melonjak lebih dari 15% setelah merilis laporan keuangan dan mengumumkan pengurangan jumlah karyawan sebesar 40%.
- Netflix naik lebih dari 10% setelah perusahaan mengumumkan pembatalan rencana akuisisi Warner Bros.
- Dell, produsen komputer, melaporkan hasil yang menunjukkan permintaan kuat untuk server serta keberhasilan awal dalam inisiatif kecerdasan buatan (AI). Sahamnya melonjak lebih dari 20%.
- Di Amerika Serikat, data inflasi produsen dirilis. Inflasi PPI naik 3,6% secara tahunan, sementara secara bulanan meningkat menjadi 0,8%. Ini merupakan rilis kedua, setelah PCE pekan lalu, yang juga menunjukkan inflasi berada di atas ekspektasi.
- Sentimen di pasar Eropa bergerak campuran. Meskipun indeks utama Eropa, STOXX 600, ditutup sedikit lebih tinggi dan mencatatkan rangkaian kenaikan terpanjang sejak 2012, mayoritas indeks lainnya mengalami penurunan.
- Di sektor asuransi dan perbankan, muncul kekhawatiran terkait likuiditas dan potensi kerugian yang antara lain dikaitkan dengan runtuhnya Market Financial Solutions di Inggris.
- Inflasi konsumen di Spanyol tercatat di atas ekspektasi, yakni sebesar 2,5% secara tahunan.
- Di pasar valuta asing, pergerakan paling menonjol adalah pelemahan signifikan franc Swiss, menyusul rilis data ekonomi hari ini, termasuk angka PDB yang mengecewakan.
- Pada komoditas pertanian, gandum dan kakao menjadi sorotan. Harga gandum naik lebih dari 4% akibat aksi short covering dan kekhawatiran cuaca. Sementara itu, kakao terus melemah karena kelebihan pasokan yang berlanjut.
- Harga minyak naik lebih dari 2%, mencerminkan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
- Di kelompok logam mulia, perak menjadi aset dengan kinerja terbaik hari ini, naik lebih dari 5% dan kembali ke kisaran 92–93 dolar. Kenaikan lebih kecil juga terlihat pada platinum dan emas.
- Pasar kripto menutup pekan dalam suasana negatif. Bitcoin turun hampir 3% dan berada di kisaran 65 ribu dolar. Ethereum mencatat pelemahan lebih dalam, turun lebih dari 5% ke sekitar 1.900 dolar. Solana juga melemah lebih dari 5%, bertahan di sekitar 81 dolar.
Tiga Pasar yang Perlu Dipantau Minggu Depan (27.02.2026)
Jane Street: Market Maker Legendaris di Meja Hijau
US Open: Kenaikan Minyak & PPI Tekan Wall Street 📉
Dell Melonjak 12% Saat AI Dorong Pertumbuhan 40% 📈