🏢 Saham, Indeks, dan Laporan Keuangan
- Indeks saham AS masih kesulitan menentukan arah menjelang penutupan pekan perdagangan. Futures Dow Jones atau US30 memimpin kinerja hari ini dengan kenaikan 0,5%, diikuti penguatan moderat pada futures S&P 500 atau US500 sebesar 0,2% dan Russell 2000 atau US2000 sebesar 0,25%. Sementara itu, futures Nasdaq 100 atau US100 berhasil membatasi penurunan awal menjadi sekitar 1%. Tekanan terutama berasal dari pelemahan luas pada sejumlah saham semikonduktor berkapitalisasi besar.
- Intel (INTC) membukukan hasil kuartal II yang kuat dan memberikan proyeksi yang jauh melampaui ekspektasi. Pendapatan kuartal II naik 25% secara tahunan menjadi $16,1 miliar, dibandingkan ekspektasi sebesar $14,4 miliar. Adjusted EPS mencapai $0,42. Didorong lonjakan permintaan CPU untuk kebutuhan AI, pendapatan pusat data meningkat 59% menjadi $6,3 miliar. Proyeksi pendapatan Intel untuk kuartal III sebesar $15,8–$16,8 miliar dengan mudah melampaui estimasi Wall Street sebesar $15,1 miliar. Manajemen juga menaikkan rencana belanja modal setahun penuh menjadi sekitar $20 miliar.
- Meskipun Intel mencatatkan kuartal yang sangat kuat, saham semikonduktor turun tajam pada Jumat. Indeks PHLX Semiconductor melemah 3%. Saham Intel sendiri berbalik dari kenaikan pada perdagangan premarket menjadi turun 4,3%. Pelemahan yang lebih luas juga menekan Broadcom sebesar 2,1%, SK Hynix sebesar 7,9%, SanDisk sebesar 7,8%, dan Qualcomm sebesar 1,6%. Sementara itu, Nvidia berhasil mencatatkan kenaikan terbatas sebesar 0,5%.
- Meta Platforms (META) mulai meluncurkan kemampuan tugas otonom untuk Meta AI yang didukung model Muse Spark 1.1. Fitur tersebut memungkinkan chatbot mengelola tugas berulang, seperti rangkuman harian. Secara terpisah, perusahaan juga meluncurkan Seller, aplikasi khusus bagi penjual di Facebook Marketplace, menjelang rilis laporan keuangan kuartal II pada 29 Juli.
🌍 Makroekonomi dan Geopolitik
-
China dan Pakistan Dorong Diplomasi. Di bawah tekanan Beijing, Pakistan mempertimbangkan upaya untuk melanjutkan kembali perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang sebelumnya terhenti. Negosiasi tersebut bertujuan mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir lima bulan. Diskusi awal telah dilakukan di Islamabad ketika Menteri Dalam Negeri Iran berkunjung ke Pakistan.
💱 Komoditas
- Harga minyak mentah menghapus kenaikan pada sesi sebelumnya setelah muncul kabar bahwa China menekan Pakistan dan Iran untuk melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat. Minyak Brent atau OIL turun hampir 3% menjadi $91,30 per barel. Futures gas alam AS atau NATGAS melemah 0,4%, sementara gas TTF Eropa naik 1,2%.
- Futures emas menghentikan penurunan sebelumnya dan kembali bergerak positif, naik 0,4% menjadi $4.068 per ons. Perak mencatatkan momentum yang lebih kuat dengan kenaikan 1,8% menjadi $58,70 per ons.
Apakah Guncangan Inflasi 2022 Terulang?
Minyak Turun saat Diplomasi Kembali Muncul
US OPEN: Nasdaq Tertekan, Rotasi Pasar Menguat
Alphabet Turun di Tengah Belanja AI Besar
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.