16.05 · 13 Agustus 2026

US Open: Fed Makin Dovish, Nasdaq Dekati Rekor Baru

Kontrak S&P 500 naik sekitar 0,3% dan kembali mendekati level tertinggi historis.

Nasdaq 100 juga bergerak naik dengan penguatan sekitar 0,6%.

Salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan tersebut adalah data inflasi yang dirilis pekan ini.

Data CPI kemarin sesuai ekspektasi dan membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap meluasnya tekanan harga.

Sementara itu, data PPI hari ini memberikan kejutan lebih rendah untuk headline measure.

Peluang kenaikan suku bunga pada September turun dari sekitar 50% pada awal pekan menjadi sedikit di atas 30% saat ini.

Gambar 1: Market Implied Fed Policy Pricing, Pertemuan September 2026 (2025-2026)

Sumber: XTB Research, 13.08.2026

Perubahan signifikan juga terjadi pada pricing terhadap langkah FOMC berikutnya.

Kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun tidak lagi sepenuhnya diperhitungkan pasar.

Kemungkinan kenaikan pada Oktober juga semakin diragukan oleh investor.

Gambar 2: Fed Implied Policy Path, Hikes/Cuts (2026-2027)

Sumber: XTB Research, 13.08.2026

Investor juga mendapat dukungan dari harga minyak WTI yang lebih rendah. WTI turun sekitar 2,5% dan saat ini diperdagangkan sedikit di atas US$81 per barel.

Figure 3: Winners and Losers in the Nasdaq 100 (13.08.2026)

Sumber: XTB Research, 04.08.2026

Nasdaq 100 hari ini dipimpin oleh CoreWeave, Netflix, dan AppLovin.

Ketiga perusahaan tersebut belum menunjukkan performa yang terlalu kuat selama 12 bulan terakhir.

Di sisi lain, Cisco Systems berada di antara saham yang tertekan setelah merilis hasil Q2 kemarin setelah penutupan pasar.

Perusahaan memperkirakan penjualan masa depan yang terkait dengan boom AI data center sebesar US$7,5 miliar untuk tahun fiskal berjalan.

Angka tersebut mengecewakan investor karena Cisco telah mengamankan AI-related orders senilai total US$9,3 miliar hanya dalam satu tahun terakhir.

Jika digabungkan dengan insight dari laporan-laporan sebelumnya, terlihat bahwa investor kini semakin fokus pada kecepatan incoming demand dapat dikonversi menjadi revenue nyata.

Level order yang tinggi atau sekadar memiliki eksposur terhadap boom belanja modal kini tidak lagi cukup.

Gambar 4: Dashboard Cisco

Sumber: XTB Research, 13.08.2026

13 Agustus 2026, 19.13

Daily Summary: S&P 500 Cetak Rekor, Saham Memory Meledak

13 Agustus 2026, 15.10

Cisco Beat Lagi, Margin Tetap Jadi Titik Lemah

13 Agustus 2026, 13.40

PPI Turun, Tapi Core Masih Bikin The Fed Waspada

13 Agustus 2026, 10.49

Stok AS Meledak, Brent Jatuh di Bawah US$88

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.