- Futures indeks AS naik sekitar 0,10% di hari pertama pekan ini. Volatilitas pasar terbatas karena bursa AS tutup hari ini untuk libur Labor Day.
- Kenaikan tipis futures kemungkinan terkait keputusan Pengadilan Banding AS soal tarif era Trump. Putusan Jumat lalu mempertanyakan legalitas tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump.
- Keputusan ini berpotensi memberi keringanan bagi banyak perusahaan dan memperbaiki prospek pertumbuhan ekonomi.
- Pergerakan besar justru terjadi di pasar komoditas, dengan reli kuat pada logam mulia — emas dan perak. Harga minyak juga naik, sementara gas alam anjlok tajam melanjutkan tren pelemahan.
- Di antara mata uang G10, pelemahan terbesar terjadi pada franc Swiss, yen Jepang, dolar Kanada, dan dolar AS. Sebaliknya, pound Inggris dan dolar Selandia Baru menguat. EURUSD naik 0,12% ke 1,1701.
- Sentimen pasar kripto masih lemah, meski laju penurunan mulai mereda. Hari ini Bitcoin mencoba rebound (+0,36% ke $108.600), sementara altcoin lain, termasuk Ethereum, masih tertekan (−1,70% ke $4.320).
- World Liberty Financial (WLFI) resmi diperdagangkan hari ini di bursa kripto besar, termasuk Binance, OKX, dan Bybit. Token yang awalnya dijual tahun lalu sebagai instrumen voting ini kini bisa diperdagangkan.
- WLFI adalah proyek yang terkait langsung dengan keluarga Presiden AS, termasuk Donald Trump.
Jepang Bisa Jadi Masalah Baru untuk US Treasury
Market Wrap: NFP Kuat, Chip Asia Naik dan Minyak Dekati US$100
Daily Summary: NFP Kuat Tekan Pasar, Risiko Suku Bunga Naik
US OPEN: Wall Street Tertekan Usai NFP Kuat, Nasdaq Masih Bertahan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.