
Sumber: xStation
-
Kita mendekati akhir sesi perdagangan hari Jumat.
-
Sentimen di Wall Street sangat positif, didorong oleh penguatan saham-saham teknologi. Nasdaq menguat 1.93%, sementara S&P 500 naik 1.72%.
-
Russell 2000 mencatatkan kenaikan intraday terbesar dengan lonjakan hingga 3.42%.
-
Saham NVIDIA (NVDA.US) melonjak 7.3% hari ini setelah komentar CEO Jensen Huang yang menyebut ekspansi infrastruktur AI sebagai “peluang sekali dalam satu generasi”.
-
Saham Strategy (MSTR.US) rebound sangat tajam hari ini dengan kenaikan 24%, kembali ke area sekitar £132 dan sepenuhnya menghapus penurunan 18% pada sesi sebelumnya. Pergerakan ini terutama didorong oleh sinkronisasi dengan Bitcoin, yang melonjak 10% ke level £70,000 setelah sempat jatuh ke sekitar £60,000 pada hari Kamis.
-
Berdasarkan survei University of Michigan di AS untuk Februari, sentimen konsumen tercatat di level 57.3, lebih tinggi dari perkiraan 55 dan naik dari 56.4 pada Januari. Penilaian terhadap kondisi saat ini melonjak tajam ke 58.3 dari 53.7, sementara indeks ekspektasi meningkat lebih moderat. Ekspektasi inflasi tahunan turun ke 3.5% dibandingkan perkiraan 4% dan realisasi Januari 4%. Ekspektasi inflasi lima tahun sedikit lebih tinggi dari perkiraan, yakni 3.4% dibandingkan 3.3% yang diharapkan dan 3.3% pada Januari.
-
Saham Amazon turun 9% setelah rilis hasil Q4, di mana EPS tercatat $1.95, sedikit di bawah konsensus $1.97, meskipun pendapatan melampaui ekspektasi. Pemicu utama aksi jual adalah kenaikan proyeksi belanja modal (CapEx) 2026 menjadi $200 miliar, terutama untuk investasi di AWS dan AI, yang memicu kekhawatiran terhadap ROIC jangka pendek.
-
Situasi di sekitar Republik Islam Iran tetap serius dan tidak stabil. Peningkatan aktivitas militer oleh AS dan sekutunya mengarah pada potensi eskalasi konflik yang signifikan di kawasan tersebut. Pasar tampaknya masih meremehkan risiko eskalasi ini.
-
Saham Stellantis (STLAM.IT) anjlok lebih dari 24% di bursa Milan setelah perusahaan mengumumkan write-down besar senilai €22.2 miliar terkait revisi strategi kendaraan listrik (EV).
-
Harga perak (SILVER) melonjak lebih dari 9% hari ini, sementara emas (GOLD) naik sekitar 4% mendekati $4,970 per ons, seiring membaiknya sentimen di pasar global.
-
Di pasar valuta asing, mata uang Antipodean — dolar Selandia Baru dan dolar Australia — menjadi yang berkinerja terbaik. Sebaliknya, yen Jepang dan dolar AS mengalami penurunan relatif besar hari ini.
-
Komoditas energi bergerak bervariasi. Harga minyak WTI naik sekitar 1.5%, sementara gas alam (NATGAS) turun hampir 3%. Perbaikan sentimen pada minyak dapat mencerminkan posisi yang sedikit lebih defensif menyusul penolakan Iran untuk mengakhiri program nuklirnya.
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?