-
Setelah mengawali sesi perdagangan hari ini dengan penguatan yang solid, kenaikan di indeks saham AS akhirnya sepenuhnya terhapus. S&P 500 turun 0,1%, Nasdaq 100 melemah 0,3%, sementara Dow Jones hanya mencatat kenaikan tipis 0,2%. Pergerakan ini mencerminkan melemahnya momentum beli setelah reli awal tahun yang agresif.
-
Kondisi di Eropa justru sangat berbeda. Indeks-indeks utama Eropa memulai tahun baru dengan penguatan. DAX Jerman naik 0,14%, CAC 40 Prancis menguat lebih dari 0,5%, FTSE 100 Inggris naik 0,2%, dan IBEX 35 Spanyol melonjak lebih dari 1%, mencerminkan sentimen yang relatif lebih positif di kawasan tersebut.
-
Dari sisi data ekonomi, PMI Manufaktur AS dirilis sesuai ekspektasi pasar dan tetap berada di atas level 50, menandakan sektor manufaktur masih berada dalam fase ekspansi. Namun demikian, data tersebut juga menunjukkan perlambatan laju pertumbuhan aktivitas dibandingkan bulan sebelumnya.
-
Sebaliknya, PMI Manufaktur Zona Euro mengecewakan dan kembali menegaskan lemahnya sektor industri, dengan aktivitas tetap berada di bawah level 50 yang menandakan kontraksi. Jerman mencatat kinerja terburuk, sementara hasil yang sedikit lebih baik di beberapa negara lain tidak cukup untuk memperbaiki gambaran keseluruhan. Data yang lebih lemah dari perkiraan ini kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap lambatnya pemulihan ekonomi Eropa.
-
Di pasar mata uang, euro melemah terhadap mata uang utama dunia. Pasangan EUR/USD turun sekitar 0,3%, seiring perbedaan prospek pertumbuhan antara AS dan Eropa yang kembali menjadi sorotan.
-
Sementara itu, pasar logam mulia bergerak menguat. Emas naik 0,1% ke USD 4.310 per ons, perak menguat 1% ke USD 71,8, palladium naik 2,4% ke USD 1.615, dan platinum memimpin penguatan dengan lonjakan 3,85% ke USD 2.120. Kinerja ini mencerminkan minat investor terhadap aset lindung nilai di awal 2026.
-
Awal tahun juga sangat positif bagi pasar kripto. Bitcoin menguat 1,7% ke sekitar USD 89.980, sementara Ethereum melonjak 3,7% ke kisaran USD 3.110, memperpanjang reli yang telah dimulai sejak akhir tahun lalu.
-
Dari sisi Berita Emiten, Tesla melaporkan pengiriman 418.227 kendaraan pada Q4 2025, turun sekitar 15–16% secara tahunan dan berada di bawah ekspektasi pasar. Data ini memperpanjang tren pelemahan penjualan kendaraan, meskipun Tesla masih mempertahankan skala produksi global yang besar serta mencatat pertumbuhan yang solid di segmen penyimpanan energi.
Morning Wrap (08.01.2026)
Daily summary: Saham Alphabet Dukung Sentimen Wall Street 🗽Minyak, Logam Mulia & Kripto Turun
Morning wrap (07.01.2026)
Barkin dan Miran Berada di Dua Kutub Berbeda Arah Kebijakan The Fed 🎙️