00.23 · 11 Juni 2026

Daily Summary: Pasar Global Melemah Saat Trump Ancam Iran Lagi

Futures saham Amerika Serikat melanjutkan pelemahan yang terjadi kemarin setelah Presiden Donald Trump menyatakan akan terus melancarkan serangan terhadap Iran. Nasdaq menjadi indeks dengan penurunan terbesar (US100: -1,6%), diikuti Dow Jones (US30: -1,2%) dan S&P 500 (US500: -1,0%).

🌎 Perang AS-Iran

 

  • Trump meningkatkan tekanan terhadap Teheran dengan memperingatkan kemungkinan aksi militer lanjutan setelah menuduh Iran menembak jatuh helikopter Apache milik Amerika Serikat di Selat Hormuz.
  • Di saat yang sama, Trump juga mengisyaratkan keterbukaan terhadap kesepakatan nuklir yang "bermakna", dengan menyatakan bahwa kesepakatan sebenarnya sudah dekat.
  • Namun, ia menuduh Iran terus menunda proses negosiasi dan menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus memastikan Teheran tidak pernah memperoleh senjata nuklir.

 

📉 Saham Amerika Serikat

 

Saham-saham AI dan semikonduktor memimpin pelemahan pasar:

  • Qualcomm (QCOM.US): -6,6%
  • Broadcom (AVGO.US): -4,9%
  • Western Digital (WDC.US): -5,3%
  • AMD (AMD.US): -4,6%
  • Nvidia (NVDA.US): -2,2%

Sektor industri juga mengalami tekanan:

  • Caterpillar (CAT.US): -6,0%
  • Honeywell (HON.US): -3,4%
  • Boeing (BA.US): -2,9%

🏦 Makroekonomi – Inflasi dan Bank Sentral

 

Data inflasi CPI Amerika Serikat secara umum sesuai dengan ekspektasi pasar:

  • CPI bulanan: 0,5%
  • CPI tahunan: 4,2% (naik dari 3,8%)
  • Core CPI bulanan: 0,3%
  • Core CPI tahunan: 2,9%

Inflasi yang tetap tinggi mengurangi peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat dan memperkuat pandangan bahwa suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama (higher for longer).

 

🛢️ Komoditas

 

  • Minyak Brent (OIL) naik 2,2% setelah laporan EIA menunjukkan penurunan persediaan minyak mentah AS sebesar 7,23 juta barel, jauh lebih besar dibandingkan ekspektasi penurunan 2,2 juta barel.
  • Ketegangan AS-Iran juga terus mendukung harga minyak.
  • Survei Reuters menunjukkan produksi OPEC turun ke level terendah dalam dua dekade, sekitar 16,13 juta barel per hari.
  • Sementara itu, emas menembus ke bawah area support penting di US$4.200 per ons.
  • Harga emas turun 3,3% ke sekitar US$4.115 per ons, sedangkan perak ikut melemah 0,9% ke US$64,80 per ons.

 

10 Juni 2026, 21.30

Konflik Iran Bisa Berlarut, Apa Dampaknya bagi Minyak?

10 Juni 2026, 00.34

Daily Summary: Nasdaq Tertekan, Pasar Waspadai CPI AS

3 Juni 2026, 17.22

Harga Minyak Dekati USD 100 di Tengah Eskalasi Teluk Persia

2 Juni 2026, 20.39

Harga Minyak Melemah Meski Risiko Pasokan Global Masih Tinggi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.