- Dolar AS dan Treasury yields menjadi dua aset yang paling diuntungkan hari ini setelah pesan hawkish dari Ketua The Fed Kevin Warsh. Dalam pidatonya di Jackson Hole, Warsh kembali menempatkan upaya melawan inflasi dan memulihkan stabilitas harga sebagai fokus utama, sekaligus menegaskan komitmen The Fed untuk membawa inflasi kembali ke target 2%. Akibatnya, aset yang cenderung memiliki korelasi negatif dengan dolar AS mengalami tekanan hari ini, termasuk EURUSD, emas, Bitcoin, dan bahkan saham-saham Wall Street.
- Nasdaq 100 turun lebih dari 0,6%, sementara saham Nvidia terkoreksi hampir 3,5% karena investor melakukan profit taking setelah reli hampir 9% kemarin. Produsen chip lainnya, Marvell Technology, juga berada di bawah tekanan setelah laporan kuartalannya mengecewakan ekspektasi investor, membuat saham turun hampir 10%. Pada saat yang sama, DJIA bergerak relatif datar dan S&P 500 turun sekitar 0,2%, menunjukkan bahwa reaksi pasar saham terhadap sikap hawkish Warsh sejauh ini jauh lebih terbatas dibandingkan pergerakan pada logam atau Bitcoin.
- Kevin Warsh memberikan sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi AS masih terlihat jelas dan signifikan, pasar tenaga kerja tetap stabil, serta investasi sektor swasta terus meningkat, dengan sektor AI memberikan kontribusi positif. Pada saat yang sama, ia menekankan bahwa inflasi masih berada jelas di atas target dan ketidakpastian terkait harga energi tetap tinggi. Kondisi ini memberikan sedikit ruang bagi pembuat kebijakan The Fed untuk merasa nyaman dan berpotensi membutuhkan tindakan kebijakan lebih lanjut.
- Setelah pidato Warsh, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan September meningkat menjadi 57,5%, menurut CME FedWatch. Sehari sebelum pidato Kevin Warsh di Jackson Hole, pasar hanya memperhitungkan probabilitas kenaikan sebesar 35,4%, sementara satu bulan lalu probabilitas pengetatan kebijakan berada di 55,8%. Yield Treasury AS tenor 2 tahun, yang lebih sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter, naik lebih dari 6 basis poin ke sekitar 4,3%.
- Bitcoin turun dari sekitar US$79.500 menjadi sekitar US$77.000. Menariknya, Russell 2000 menjadi indeks saham utama AS dengan kinerja terlemah hari ini, turun sekitar 1,2%. Karena memiliki eksposur lebih besar terhadap perusahaan berkapitalisasi kecil dan menengah, indeks ini juga cenderung bereaksi lebih tajam terhadap ekspektasi perubahan kebijakan Federal Reserve yang hawkish.
- Di pasar saham AS, saham Gap Inc. naik lebih dari 12% setelah perusahaan merilis laporan keuangan. Sementara itu, BioNTech mencatat kinerja yang jauh lebih lemah dengan penurunan sekitar 7% setelah perusahaan menghentikan uji klinis Fase 2 untuk kanker kolorektal. Keputusan tersebut diambil setelah Data and Safety Monitoring Board (DSMB) independen merekomendasikan penghentian perawatan pasien dan terminasi uji klinis.
- Data final University of Michigan untuk Agustus menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi di AS masih tinggi, meskipun mengalami penurunan. Ekspektasi inflasi satu tahun turun menjadi 4,0% dari sebelumnya 4,4%, sementara ekspektasi lima tahun tidak berubah di 3,3%. Indeks sentimen konsumen naik menjadi 51,9 poin dibandingkan perkiraan 52,0 dan sebelumnya 51,8, sedangkan indeks ekspektasi mencapai 51,5 poin dibandingkan 50,6 pada pembacaan awal.
Jackson Hole: Warsh Hawkish, Dolar AS dan Yield Treasury Naik
Warsh Hawkish, Tekankan Risiko Inflasi
Market Wrap: Wall Street Flat Jelang Pidato Warsh di Jackson Hole
Kalender Ekonomi: Jackson Hole Jadi Fokus Utama Pasar Hari Ini
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.