Baca selengkapnya
00.48 · 15 Agustus 2025

Daily summary: PPI AS Naik Tak Terduga, Wall Street Terkoreksi & Dolar Menguat 📈

  1. Wall Street bergerak melemah setelah data inflasi produsen (PPI) AS keluar lebih tinggi dari perkiraan, meredam ekspektasi investor terkait jalur pemangkasan suku bunga The Fed. Indeks Russell 2000 (US2000: -2%) memimpin penurunan, disusul Dow Jones (US30: -0,5%), S&P 500 (US500: -0,2%), dan Nasdaq (US100: -0,1%).
  2. Ketahanan relatif Nasdaq didukung optimisme pada saham teknologi mega cap seperti Netflix (+2,8%), Amazon (+2,6%), Alphabet (+0,8%), Microsoft (+0,75%), dan Intel (+0,15%).
  3. Data PPI: Inflasi produsen rebound setelah melemah di Juni, naik dari 2,4% menjadi 3,3% YoY (perkiraan: 2,5%). Core PPI melonjak ke 3,7% — tertinggi sejak April 2025. Kontributor utama kenaikan ini adalah harga sayuran, minyak pemanas, distilat, solar, elektronik, serta baja dan besi bekas.
  4. Kenaikan PPI memicu lonjakan yield obligasi AS tenor 10 tahun hampir +6 bps hari ini.
  5. Komentar The Fed: Alberto Musalem, Presiden Fed St. Louis, menyatakan terlalu dini untuk membicarakan pemangkasan suku bunga pada September, dan data saat ini tidak mendukung pemangkasan 50 bps seperti yang diusulkan Menteri Keuangan Scott Bessent.
  6. Faktor Geopolitik: Volatilitas pasar juga dipengaruhi antisipasi pertemuan Trump–Putin terkait perang di Ukraina. Skenario gencatan senjata mendadak masih dinilai rendah oleh pasar (37%), namun jika terjadi, bisa mengubah peta perdagangan di sejumlah sektor. Pertemuan dijadwalkan besok pukul 21:30 BST.
  7. Forex: Dolar menguat di tengah ekspektasi The Fed yang kurang dovish (USDIDX: +0,55%). Mata uang Antipodean tertekan (AUDUSD: -0,9%, NZDUSD: -1,1%), sementara yen (USDJPY: +0,3%), franc (USDCHF: +0,4%), dan pound (GBPUSD: -0,4%) menunjukkan ketahanan lebih baik. EURUSD turun 0,6% ke 1,163.
  8. Ekonomi zona euro melambat di Q2 2025, namun tetap tumbuh tipis +0,1% QoQ sesuai estimasi. Sinyal negatif datang dari sektor industri yang turun -1,3% MoM pada Juni (perkiraan: -1,0%). Meski demikian, lapangan kerja naik +0,1% di Q2, menunjukkan pasar tenaga kerja masih solid.
  9. Penguatan dolar menekan harga logam mulia: emas turun -0,57% intraday, perak -1,36%. 
  10. Persediaan gas alam AS yang meningkat sempat menekan harga NATGAS, namun rebound +0,36% di sesi ini.
  11. Pasar kripto tertekan: Bitcoin -4% ke $118.000, Ethereum -3,3% ke $4.560, Dogecoin -7,9%, Polygon -5,8%, dan Ripple -5,8%
24 April 2026, 14.27

Kalender Ekonomi: Earnings, Sentimen, dan Risiko Global

24 April 2026, 14.03

Penjualan Ritel UK Mengejutkan Pasar dengan Hasil Positif💡

24 April 2026, 13.14

Market Wrap: Optimisme Relatif Kembali ke Pasar

24 April 2026, 01.00

Wall Street Melemah: Nasdaq Turun, Risiko Geopolitik Naik

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.