18.48 · 3 Agustus 2026

Daily Summary: Risiko Iran Reda, Big Tech Kembali Melaju

Pasar Lega, tetapi Risiko Iran Belum Selesai

  • Perdagangan Senin membawa kelegaan yang jelas bagi pasar global.
  • Investor kembali meningkatkan eksposur terhadap aset berisiko setelah keputusan politik selama akhir pekan yang berkaitan dengan konflik di Timur Tengah.

Faktor Utama Penggerak Volatilitas

  • Pendorong utama kenaikan hari ini adalah keputusan Presiden Donald Trump untuk membatalkan rencana serangan terhadap Iran.
  • Langkah tersebut membantu menenangkan kekhawatiran investor setelah beberapa pekan pasar menghadapi risiko eskalasi konflik yang semakin besar.
  • Pasar bereaksi dengan pola risk-on klasik, yaitu harga saham menguat dan harga minyak turun tajam.
  • Namun, sejumlah pengamat menilai pasar mulai menunjukkan sikap “pernah melihat hal serupa sebelumnya”.
  • Pernyataan mengenai deeskalasi dan negosiasi telah berulang kali disampaikan tanpa menghasilkan solusi yang benar-benar bertahan lama.
  • Sentimen juga mendapat dukungan dari meredanya tekanan jual terhadap perusahaan yang berkaitan dengan kecerdasan buatan setelah aksi jual pada pekan sebelumnya.

Geopolitik

  • Situasi Iran masih diliputi ketidakpastian.
  • Trump tetap menyatakan bahwa pembicaraan dengan Teheran sedang berlangsung.
  • Namun, Kementerian Luar Negeri Iran membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington dan menyatakan bahwa pembicaraan hanya membahas isu pelayaran bersama Oman.
  • Presiden AS menggambarkan otoritas Iran sebagai pihak yang sangat tidak dapat dipercaya.
  • Ia juga kembali menegaskan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz.
  • Risiko terhadap pelayaran masih sangat nyata.
  • UK Maritime Trade Operations atau UKMTO melaporkan insiden berupa ledakan di dekat sebuah kapal tanker di lepas pantai Oman.
  • Analis Fitch Solutions menaikkan probabilitas skenario eskalasi lanjutan menjadi 35% dari sebelumnya 25%.
  • Mereka memperingatkan bahwa insiden militer dapat terus berulang meskipun terdapat kemajuan diplomatik.

Data Makroekonomi

  • Sentimen pasar juga didukung oleh data ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat untuk Juli yang kuat.
  • Indeks tersebut mencapai 55,6 poin, level tertinggi sejak Mei 2022 dan jauh di atas konsensus sebesar 54,0.
  • Indeks ketenagakerjaan manufaktur kembali masuk ke zona ekspansi untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun.
  • Sementara itu, produksi mencatatkan pertumbuhan tercepat dalam hampir lima tahun.
  • Namun, tekanan harga masih tetap tinggi meskipun mengalami sedikit penurunan.
  • Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun tujuh basis poin ke sekitar 4,67%.
  • Pergerakan tersebut mencerminkan sedikit meredanya kekhawatiran terhadap inflasi.

Indeks

  • Indeks saham utama Amerika Serikat menutup perdagangan dengan kenaikan solid.
  • Nasdaq Composite memimpin penguatan dengan kenaikan sekitar 2%, didorong oleh sektor teknologi.
  • S&P 500 naik 1,3%, sementara Dow Jones menguat 0,9%.

Saham

  • Amazon menjadi bintang utama perdagangan hari ini.
  • Kapitalisasi pasar perusahaan menembus US$3 triliun untuk pertama kalinya setelah sahamnya naik hampir 5%.
  • Kenaikan tersebut menutup pekan terbaik Amazon sejak 2015 setelah laporan keuangan yang sangat kuat dan percepatan pertumbuhan AWS.
  • Meta naik hampir 7%.
  • Alphabet dan Microsoft masing-masing menguat sekitar 5%.
  • Pergerakan tersebut mencerminkan rebound sektor Big Tech setelah sebelumnya menghadapi tekanan besar pada saham terkait AI.
  • Perhatian investor juga beralih menuju debut laporan keuangan SpaceX pada Selasa.
  • Laporan tersebut akan menjadi publikasi pertama perusahaan sejak IPO pada Juni dan menjadi ujian terhadap valuasi ambisiusnya setelah kehilangan kapitalisasi pasar lebih dari US$500 miliar sejak debut.

Komoditas

  • Harga minyak mentah turun tajam.
  • Futures WTI melemah lebih dari 7% ke kisaran US$78,59–US$79,49 per barel.
  • Brent turun hampir 6% menuju sekitar US$83–US$83,73 per barel.
  • Penurunan tersebut merupakan respons langsung terhadap pembatalan rencana serangan ke Iran dan pengumuman dimulainya kembali pembicaraan.
  • Perkembangan itu mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya tercermin dalam harga minyak.
  • Emas bergerak relatif stabil di sekitar US$4.034 per ons.
  • Pergerakannya terbatas karena menurunnya permintaan terhadap aset safe haven.

 

3 Agustus 2026, 15.03

BREAKING: ISM AS Melonjak, Dolar Dapat Dorongan

3 Agustus 2026, 11.48

Laba S&P 500 Melonjak, tapi Siapa Pendorongnya?

3 Agustus 2026, 07.30

Market Wrap: Iran Reda, Minyak Turun, Nasdaq Menguat

31 Juli 2026, 18.50

Daily Summary: Yield Melonjak, Wall Street Naik-Turun

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.