-
Sektor teknologi Amerika Serikat mengalami aksi jual tajam hari ini, mendorong Nasdaq 100 turun lebih dari 2%. Kontrak berjangka S&P 500 (US500) melemah hampir 1,7%, turun ke sekitar 6.900 poin. Di antara saham Big Tech, Nvidia dan Microsoft memimpin penurunan (masing-masing turun lebih dari 3%), sementara segmen layanan TI tampil sangat lemah. Sebaliknya, saham perbankan, sektor pertahanan, serta produsen minyak dan gas justru bergerak menguat.
-
Saham-saham software berada di bawah tekanan setelah langkah Anthropic memperluas Claude ke lapisan aplikasi. Investor khawatir solusi serupa akan bermunculan dalam waktu dekat, yang berpotensi mendisrupsi model bisnis industri software, membatasi potensi pertumbuhan, serta meningkatkan risiko churn pelanggan. Saham Intuit, Salesforce, dan ServiceNow termasuk yang mengalami penurunan terbesar hari ini, dalam banyak kasus melanjutkan tren penurunan tajam yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
-
Pelemahan di sektor teknologi juga merembet ke segmen “hardware”. Saham-saham terkait GPU seperti Broadcom turun lebih dari 6%, sementara pemasok memori juga tertekan, dengan Micron turun lebih dari 4%. Di sisi lain, Palantir justru melawan tren pasar setelah merilis kinerja yang kuat dan naik hampir 6%. Saham Walmart menguat sekitar 2,5% dan untuk pertama kalinya dalam sejarah menembus kapitalisasi pasar USD 1 triliun. PepsiCo juga naik lebih dari 3% setelah merilis laporan keuangan.
-
Reaksi pasar minyak terhadap laporan bahwa drone Iran Shahed-139 ditembak jatuh oleh jet tempur F-35 Angkatan Laut AS relatif terbatas. Harga minyak mentah naik tipis dan kembali ke atas USD 67 per barel. Pemerintah AS menyatakan bahwa jadwal negosiasi dengan Iran tetap tidak berubah dan keputusan menembak jatuh drone tersebut dinilai tepat.
-
Emas naik lebih dari 5% dan perak melonjak hampir 10%, dengan logam mulia terlihat berupaya memulihkan kerugian sebelumnya dan sejauh ini menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan saham AS. Dolar AS mulai stabil dan sedikit melemah setelah beberapa hari menguat, yang turut membantu sentimen di sebagian pasar.
-
Bitcoin turun tajam dan menguji area USD 72.500, level terendah sejak awal November 2024, saat kemenangan pemilu Donald Trump sempat memicu harapan akan pasar kripto bullish jangka panjang dan regulasi yang lebih ramah terhadap aset digital. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua, anjlok 10% ke sekitar USD 2.100.
-
Kontrak berjangka kopi Arabika (COFFEE) juga mengalami koreksi kuat, turun lebih dari 6%. Tekanan diperkuat oleh membaiknya cuaca di Brasil, yang meningkatkan ekspektasi pemulihan produksi, meskipun pasar tetap berhati-hati mengingat risiko cuaca yang masih ada dan kondisi pasokan yang tetap ketat. Sucden Financial memproyeksikan panen Brasil 2026/27 sebesar 72,5 juta kantong (termasuk 47,5 juta Arabika) dan mempertahankan estimasi 2025/26 di 64 juta kantong (39 juta Arabika dan 25 juta Robusta). Dengan asumsi ekspor sekitar 21 juta kantong pada paruh pertama tahun dan konsumsi domestik sekitar 10,5 juta kantong, total penyerapan tahunan diperkirakan mencapai sekitar 63 juta kantong, menyisakan hanya sekitar 1 juta kantong stok awal untuk 2026/27, yang berpotensi sedikit menstabilkan keseimbangan pasar. Cuaca tetap menjadi variabel kunci.
-
CEO Intel menyatakan bahwa sejumlah sumber menunjukkan AS saat ini tertinggal dari China dalam pengembangan AI open-source serta teknologi luar angkasa. Secara terpisah, CEO OpenAI Sam Altman menyebut bahwa AS berisiko kehilangan keunggulan dalam pengembangan AI karena adopsi teknologi tersebut berjalan lebih lambat dari perkiraan. Sementara itu, DPR AS telah meloloskan paket pendanaan pemerintah yang bertujuan mengakhiri penutupan sebagian pemerintahan AS.
US500 dan Bitcoin (D1 timeframe)

Sumber: xStation5

Sumber: xStation5
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Pendapatan Rekor AMD: Apakah Perusahaan Mengonfirmasi Posisi Kepemimpinan? 📈
Morning Wrap (04.02.2026)
Saham Software dalam Mode Panik 📉 Apakah AI Anthropic Akan Mengganggu Valuasi Teknologi?
US100 Turun 2% 📉