AS
- Sesi perdagangan Kamis di Wall Street berlangsung dengan sentimen pesimistis, meskipun tanpa pergerakan harga yang terlalu tajam. Penurunan hingga sekitar 1,2% pada indeks utama sempat berkurang menjelang akhir sesi. Russell memimpin pelemahan dengan futures turun sekitar 0,9%, diikuti US100. US30 dan US500 relatif lebih kuat dengan penurunan menyempit ke sekitar 0,6%. Pergerakan ini menunjukkan investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko seiring meningkatnya ekspektasi inflasi.
- Faktor yang berpotensi memberikan dampak besar, meskipun probabilitasnya masih rendah, adalah laporan mengenai rencana “dividen” yang disebut-sebut akan dibayarkan pemerintahan Donald Trump kepada “seluruh warga dewasa AS” jika Partai Republik memenangkan pemilu paruh waktu. Nilai yang disebut mencapai US$5.000 per orang.
- Kelompok Houthi telah mengambil alih sebagian besar wilayah pesisir. Pasar merespons negatif kabar tersebut karena muncul kekhawatiran bahwa serangan terhadap kapal di Laut Merah dapat kembali terjadi.
- Yield US Treasury 10 tahun bergerak sangat dekat dengan level psikologis 5%, saat ini berada di sekitar 4,92%. Level setinggi ini dapat meningkatkan spekulasi mengenai kemungkinan intervensi baru dari Departemen Keuangan AS dan/atau The Fed.
Berita Perusahaan, AS
- Amazon (AMZN.US): Salah satu pemain utama dalam e-commerce dan AI mengumumkan perluasan kerja sama dengan OpenAI serta integrasi dengan ChatGPT. Menurut laporan Bloomberg, algoritma periklanan Amazon kini dapat mengarahkan konten yang lebih personal kepada pengguna platform OpenAI.
- Coinbase (COIN.US): Morgan Stanley menerbitkan laporan mengenai valuasi perusahaan dengan menyoroti sejumlah isu kompleks dan outlook bisnisnya. Meskipun laporan tersebut bernada positif, saham turun sekitar 1%.
- Oracle (ORCL.US): Perusahaan akan merilis laporan keuangan setelah penutupan sesi hari ini. Konsensus analis memperkirakan EPS turun menjadi sekitar US$1,75 pada kuartal terakhir, sementara revenue diperkirakan turun menjadi sekitar US$19,15 miliar. Saham turun sekitar 3% menjelang laporan.
- Blackstone (BX.US): Perusahaan mengakuisisi saham mayoritas Sanha Logistics Park II, fasilitas logistik kering di Korea Selatan. Investasi tersebut diperkirakan selesai pada 2028, mencakup area sekitar 334.000 meter persegi, dan menelan biaya total sekitar US$450 juta. Saham turun sekitar 2%.
- Apple (AAPL.US): Perusahaan memperkenalkan produk terbarunya berupa iPhone lipat. Ini menjadi peluncuran pertama untuk kategori tersebut di bawah CEO baru. Model tersebut dibanderol US$1.999. Saham Apple naik sekitar 2%.
Data Makroekonomi, AS
- Initial jobless claims AS turun menjadi 206 ribu, dibandingkan ekspektasi 205 ribu.
- PPI AS naik lebih tinggi dari ekspektasi menjadi 5,4% YoY, dibandingkan perkiraan 5,3%. Secara bulanan, PPI naik 0,4%. Core PPI meningkat 4,6% YoY dan 0,2% MoM.
- Existing home sales AS turun menjadi 3,98 juta pada Agustus atau melemah 2% secara bulanan. Angka tersebut sesuai ekspektasi.
- Laporan EIA mengenai perubahan persediaan minyak mentah dan distilat menunjukkan supply yang lebih kuat dari perkiraan.
- Persediaan minyak mentah: -0,39 juta barel (Ekspektasi: -1,3 juta; Sebelumnya: -4,45 juta)
- Persediaan bensin: +1,27 juta barel (Ekspektasi: -1,3 juta; Sebelumnya: -1,17 juta)
- Persediaan distilat: +2,09 juta barel (Ekspektasi: -0,2 juta; Sebelumnya: +0,8 juta)
Data Makroekonomi, Eropa
- European Central Bank menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi pasar. Refinancing rate naik menjadi 2,65%, sementara deposit rate meningkat menjadi 2,5%. Pasar futures saat ini memperhitungkan tambahan kenaikan sekitar 75 basis poin selama 12 bulan ke depan.
Komoditas
- Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan risiko gangguan pelayaran melalui Laut Merah mendorong harga minyak kembali ke level tertinggi dalam beberapa bulan. Menjelang akhir sesi AS, Brent berada di sekitar US$107 per barel.
- Kekhawatiran terhadap suku bunga dan aktivitas investasi memicu tekanan pada logam industri. Harga tembaga turun sekitar 4% dari level puncaknya.
- Beberapa logam mulia yang juga memiliki penggunaan industri ikut melemah. Perak, platinum, dan palladium turun sekitar 5% serta berkinerja jauh lebih buruk dibanding emas.
Stok BBM AS Melonjak, Tekanan Inflasi Energi Mulai Mereda?
Oracle: AI Tumbuh Kencang, Tapi Utang Jadi Risiko Utama
Konflik AS-Iran Ancam Pasokan Minyak dari Dua Jalur Utama
Stock of the Week: Broadcom Targetkan Revenue AI US$230 Miliar pada 2028
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.