Indeks saham AS bergerak lebih tinggi pada sesi perdagangan terakhir pekan ini. Sentimen positif didorong oleh kombinasi beberapa faktor utama:
- Turunnya harga minyak.
- Kenaikan saham-saham semikonduktor.
- Debut IPO SpaceX yang sukses.
- Data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan.
- Dow Jones Industrial Average naik hampir 0,7%.
Sementara itu, Nasdaq 100 menguat sekitar 0,2%, dengan saham-saham semikonduktor menjadi salah satu sektor berkinerja terbaik.
Pasar saham Eropa juga bergerak solid di zona hijau. Euro Stoxx 50 naik lebih dari 2,1%. Indeks DAX Jerman menguat 1,7%.
Di Amerika Serikat, tema infrastruktur AI kembali mendominasi pasar. Saham Intel, AMD, mencatat kenaikan yang kuat. Kinerja tersebut mempertegas bahwa sektor AI dan semikonduktor masih menjadi fokus utama investor sepanjang 2026. Sementara itu, SpaceX melanjutkan debut impresifnya di pasar saham. Saham perusahaan tersebut telah naik lebih dari 28% dibandingkan harga saat pertama kali tercatat di Nasdaq. Keberhasilan IPO terbesar dalam sejarah Wall Street menjadi salah satu katalis positif utama bagi sentimen pasar.
Data awal Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan. Indeks tercatat di level 48,9 poin. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 46,0 dan meningkat dari pembacaan sebelumnya di level 44,8. Secara bulanan, sentimen konsumen meningkat sekitar 9% atau hampir 4 poin indeks.
Peningkatan optimisme sebagian didorong oleh turunnya harga bensin pada awal bulan. Perbaikan sentimen terlihat hampir di seluruh kelompok masyarakat, termasuk berdasarkan usia, tingkat pendidikan dan preferensi politik. Kelompok berpendapatan rendah mencatat peningkatan sentimen paling besar karena biaya bahan bakar memiliki porsi yang lebih signifikan dalam pengeluaran rumah tangga mereka.
Penilaian terhadap kondisi keuangan pribadi menunjukkan perbaikan. Ekspektasi keuangan di masa depan juga meningkat. Selain itu, pandangan konsumen terhadap kondisi bisnis turut membaik. Meskipun demikian, tingkat sentimen saat ini masih tergolong rendah secara historis.
Indeks masih berada:
- 13% di bawah level Januari 2026.
- 19% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Konsumen tetap mencermati biaya hidup sehari-hari dan tekanan inflasi yang masih tinggi.
Salah satu poin yang paling diperhatikan pasar adalah penurunan ekspektasi inflasi. Ekspektasi inflasi satu tahun turun dari 4,8% pada Mei menjadi 4,6% pada Juni. Sementara itu, ekspektasi inflasi jangka panjang turun dari 3,9% menjadi 3,4%. Meskipun mengalami penurunan, level tersebut masih berada di atas kisaran 2,8%–3,2% yang mendominasi sepanjang 2024. Data ini memberikan sinyal positif bagi pasar karena menunjukkan bahwa kekhawatiran inflasi mulai mereda.
Harga minyak diperdagangkan di sekitar US$87 per barel. Setelah mengalami aksi jual yang tajam, harga kini mendekati area rata-rata pergerakan 200 hari pada grafik harian, yang merupakan level teknikal penting. Penurunan harga dipicu oleh laporan bahwa Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Selain itu, muncul kabar bahwa negosiasi menuju kesepakatan antara AS dan Iran telah memasuki tahap akhir. Informasi tersebut secara tentatif juga dikonfirmasi oleh sejumlah pejabat Iran. Meski demikian, perkembangan situasi masih sangat dinamis dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.
Logam mulia menunjukkan pemulihan pada sesi perdagangan hari ini. Harga emas naik sekitar 0,5% ke level US$4.230 per ons. Perak menguat lebih dari 1%.

US30, SPCX.US (interval H1, M1)
Source: xStation5
Source: xStation5
🚀 Futures AS Naik Jelang IPO SpaceX, Adobe Tertekan
BREAKING: Sentimen Konsumen AS Naik, Ekspektasi Inflasi Melunak
Kalender Ekonomi: SpaceX IPO Jadi Sorotan Utama Pasar Hari Ini
Daily summary: Wall Street Rebound, SpaceX dan AI Jadi Sorotan
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.