19.35 · 14 Agustus 2026

Retail Sales Jatuh, Konsumen AS Mulai Retak

Konsumen AS Mendingin, Pasar Mulai Ubah Ekspektasi The Fed

Konsumen AS secara resmi mulai mendingin. Berikut angkanya:

  • Retail Sales: -0,6% MoM (Ekspektasi: +0,1%)
  • Retail Sales Ex-Auto: -0,3% MoM (Ekspektasi: +0,2%)
  • Control Group: -0,4% MoM (Ekspektasi: +0,3%)

Dolar AS (USD) langsung mendapat tekanan.

Kabar buruk bagi ekonomi menjadi sinyal dovish bagi The Fed.

Pelesetan data yang sangat besar ini menunjukkan perlambatan signifikan dalam belanja konsumen dan meningkatkan kemungkinan bahwa kebijakan moneter ke depan akan menjadi lebih longgar.

Dolar kehilangan momentum seiring yield Treasury turun sebagai respons terhadap data tersebut.

Trader juga mulai mengurangi taruhan terhadap kemungkinan lebih dari satu kenaikan suku bunga The Fed hingga pertengahan 2027.

 

11 September 2026, 21.02

US Open: Wall Street Rebound Usai CPI

11 September 2026, 19.36

Core CPI Naik, Tekanan ke The Fed Bertambah

11 September 2026, 18.10

CPI AS Bisa Tentukan Arah The Fed

11 September 2026, 17.24

Seberapa Dekat Koreksi S&P 500?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.