21.19 · 26 Juni 2026

Data Michigan Tunjukkan Sentimen Konsumen AS Tetap Stabil

Data University of Michigan: Sentimen Konsumen & Ekspektasi Inflasi

 

Hasil survei terbaru University of Michigan menunjukkan bahwa sentimen konsumen AS relatif stabil meskipun masih berada di level yang rendah.

Rinciannya sebagai berikut:

  • University of Michigan Consumer Sentiment Index: 49,5. Ekspektasi: 50,0. Sebelumnya: 48,9
  • Consumer Expectations: 50,7. Ekspektasi: 49,5. Sebelumnya: 49,3
  • Current Conditions: 47,7. Ekspektasi: 48,8. Sebelumnya: 48,4

Meskipun indeks sentimen utama sedikit di bawah perkiraan, komponen Consumer Expectations justru melampaui ekspektasi pasar. Hal ini mengindikasikan bahwa masyarakat mulai memiliki pandangan yang sedikit lebih optimistis terhadap prospek ekonomi dalam beberapa bulan ke depan.

Sebaliknya, penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini (Current Conditions) masih sedikit lebih lemah dibandingkan perkiraan.

Ekspektasi Inflasi Tetap Stabil

Ekspektasi inflasi masyarakat tidak menunjukkan perubahan berarti.

  • Ekspektasi inflasi 1 tahun: 4,6%
    • Sesuai ekspektasi
    • Tidak berubah dari periode sebelumnya.
  • Ekspektasi inflasi 5 tahun: 3,3%
    • Sesuai ekspektasi
    • Turun dari 3,4% sebelumnya.

Stabilnya ekspektasi inflasi jangka panjang dapat menjadi sinyal positif bagi Federal Reserve karena menunjukkan bahwa tekanan inflasi belum mengalami peningkatan lebih lanjut di mata konsumen.

Data Ekonomi AS Lainnya

Selain survei University of Michigan, pasar juga mencermati sejumlah data ekonomi lainnya.

Persediaan Ritel (di luar otomotif)

  • Retail Inventories Ex-Autos (pendahuluan): 0,4%. Sebelumnya: 0,6%

Data ini menunjukkan laju pertumbuhan persediaan ritel mulai melambat dibanding bulan sebelumnya.

Persediaan Grosir

  • Wholesale Inventories (pendahuluan): 0,3%. Ekspektasi: 0,4%. Sebelumnya: 0,6%

Persediaan grosir juga tumbuh lebih lambat dari perkiraan, yang dapat mencerminkan aktivitas perdagangan yang mulai lebih berhati-hati.

Neraca Perdagangan Barang

  • Advance Goods Trade Balance: -$105,8 miliar. Ekspektasi: -$85,0 miliar. Sebelumnya: -$83,01 miliar

Defisit perdagangan barang AS melebar jauh di atas ekspektasi pasar, menunjukkan nilai impor masih jauh lebih tinggi dibanding ekspor. Kondisi ini berpotensi menjadi faktor yang menekan pertumbuhan ekonomi apabila tren tersebut berlanjut.

 

26 Juni 2026, 15.23

Pasar Saham China Tertekan, Kekhawatiran AI Kian Membesar

26 Juni 2026, 13.42

Kalender Ekonomi: Fokus Pasar ke Sentimen Konsumen AS dan The Fed

26 Juni 2026, 12.52

Market Wrap: Saham Teknologi Tertekan, Wall Street Masih Melemah

26 Juni 2026, 00.57

Daily summary: Wall Street Tertekan, Saham AI Masih Jadi Sorotan

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.