Dolar AS saat ini melemah terhadap sebagian besar mata uang utama, meskipun rilis data produksi dan konsumsi menunjukkan hasil yang solid.
- EUR/USD naik hampir 0,5%
- USD/PLN turun lebih dari 0,3%
Reaksi pasar ini dapat mengindikasikan bahwa investor semakin berspekulasi soal kemungkinan pemangkasan suku bunga Fed yang lebih agresif dibanding konsensus sebelumnya. Namun, pandangan ini masih dipertanyakan karena belum terlihat pergerakan searah pada obligasi pemerintah AS. Baik Donald Trump maupun Scott Bessent sama-sama menegaskan bahwa The Fed harus mulai memangkas suku bunga.
Data Makro AS hari ini
Output Industri AS (Agustus): +0,1% MoM (vs -0,1% ekspektasi & sebelumnya)
-
Output Manufaktur AS: +0,2% MoM (vs -0,2% ekspektasi, 0,0% sebelumnya)
- Utilisasi Kapasitas AS: 77,4% (sesuai ekspektasi, sebelumnya 77,5%)
Retail Sales AS (Agustus): +0,6% MoM (vs 0,2% ekspektasi, 0,5% sebelumnya)
- Core Retail Sales: +0,7% MoM (vs 0,4% ekspektasi, 0,3% sebelumnya)
- Harga Ekspor: +0,3% MoM (vs 0,1% ekspektasi, 0,1% sebelumnya)
- Harga Impor: +0,3% MoM (vs -0,2% ekspektasi, 0,4% sebelumnya)
Indeks Perumahan NAHB AS: 32 (vs 33 ekspektasi, 32 sebelumnya)
- Inventori Bisnis AS: +0,2% MoM (sesuai ekspektasi & sebelumnya)
USDIDX (D1 interval)
Futures Indeks Dolar AS melemah 0,5%, kembali menguji level terendah multi-tahun.
Sumber: xStation5
Market Wrap: Rotasi AI Tekan Asia, NFP Jadi Fokus Wall Street
BREAKING: Persediaan Minyak AS Turun, Harga WTI Tetap Tertekan
Emas Rebound ke $4.100 Setelah Warsh Redakan Kekhawatiran
US Open: Wall Street Melemah Saat Data AS Tekan Sentimen
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.