Baca selengkapnya
21.58 · 12 Januari 2026

Earnings Bank AS Dimulai. Apa yang Bisa Diharapkan Pasar? 📊

-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis

Musim Laporan Keuangan Bank AS Dimulai

Musim laporan keuangan sektor keuangan Amerika Serikat baru saja dimulai, dengan laporan pertama datang dari bank-bank terbesar. Setelah tahun 2025 yang sangat kuat, di mana sektor perbankan mendekati rekor historis dalam laba dan pendapatan, pasar memasuki periode ini dengan ekspektasi tinggi serta fokus tajam pada detail.
Tahun lalu menunjukkan bahwa bank mampu mengkombinasikan beberapa faktor positif secara bersamaan. Aktivitas investment banking dan layanan advisory yang kuat mendorong pendapatan berbasis biaya, sementara meningkatnya jumlah merger dan akuisisi serta volume perdagangan yang tinggi menopang pertumbuhan pendapatan. Net interest income (NII), yaitu selisih antara bunga pinjaman dan biaya dana, tetap stabil dan menjadi fondasi solid bagi kinerja operasional.

Setelah saham bank AS naik sekitar 30–50% sepanjang 2025, investor memasuki musim laporan keuangan dengan ekspektasi besar. Basis perbandingan yang tinggi berarti setiap kekecewaan berpotensi memicu reaksi pasar yang tajam, sementara hasil yang melampaui ekspektasi memerlukan bukan hanya kinerja operasional yang kuat, tetapi juga pesan yang jelas dan positif dari manajemen terkait prospek pendapatan dan profitabilitas. Konsensus pasar memperkirakan pertumbuhan EPS sekitar 8% secara tahunan serta net interest margin (NIM) di level 2,40%. Tidak kalah penting, hasil dari bank-bank seperti JPMorgan, Bank of America, Citigroup, Wells Fargo, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley akan memberikan gambaran awal mengenai kondisi konsumen AS.

Tren Terkini

Tren paling menonjol di sektor ini adalah berlanjutnya pertumbuhan pendapatan dari investment banking dan trading. Bank yang menangani transaksi merger dan akuisisi terbesar diuntungkan oleh meningkatnya biaya transaksi, dan porsi segmen ini terhadap total pendapatan terus bertambah.

Faktor kunci kedua tetap net interest income (NII), yakni selisih antara bunga yang diterima dari pinjaman, kredit, dan investasi dengan bunga yang dibayarkan kepada nasabah atas simpanan dan kewajiban lainnya. Stabilitas dan pertumbuhan NII pada 2025 didorong oleh ekspansi portofolio pinjaman serta kondisi pasar yang mendukung.

Tren ketiga adalah pemeliharaan kualitas portofolio kredit yang tinggi. Meskipun utang konsumen dan korporasi meningkat, bank-bank berhasil menjaga rasio kredit bermasalah tetap rendah dan tingkat kecukupan modal yang kuat, sehingga memungkinkan investasi yang aman di segmen bisnis strategis.

Sentimen Pasar

Saat ini, investor tetap optimistis namun berhati-hati. Saham bank-bank besar seperti JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup, dan Wells Fargo telah naik puluhan persen dalam beberapa bulan terakhir dan mendekati level tertinggi historis. Bahkan kekecewaan kecil dalam laporan keuangan berpotensi memicu koreksi harga.

Konsensus untuk Sektor Perbankan

Analis memperkirakan sebagian besar bank terbesar akan mencatat pertumbuhan pendapatan dan EPS secara tahunan pada kuartal IV 2025. Pendorong utama meliputi NII yang lebih tinggi, peningkatan aktivitas investment banking, serta terjaganya kualitas portofolio kredit. Namun, basis perbandingan yang tinggi membuat pencapaian di atas ekspektasi membutuhkan kinerja operasional yang solid serta panduan manajemen yang jelas.

Apa yang Akan Ditunjukkan Setiap Bank?

JPMorgan Chase
JPMorgan Chase dipandang sebagai barometer sektor perbankan. Konsensus pasar memperkirakan EPS sekitar USD 4,91 dan pendapatan USD 46,17 miliar. Posisi kuat di investment banking dan perbankan konsumen membuat hasilnya sangat diperhatikan. Pertumbuhan didukung oleh stabilnya NII serta aktivitas trading dan M&A. Efisiensi operasional dan pengendalian biaya menunjukkan kemampuan JPMorgan menjaga profitabilitas tinggi di tengah volatilitas pasar. Panduan manajemen terkait rencana penyaluran kredit dan strategi investasi akan menjadi kunci reaksi pasar.

Bank of America
Bank of America menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari pertumbuhan NII pada 2025. Konsensus memperkirakan EPS USD 0,96 dengan pendapatan USD 27,55 miliar. Fokus pada perbankan korporasi dan komersial, serta peningkatan volume transaksi, mendorong pertumbuhan pendapatan. Peningkatan efisiensi operasional, termasuk pengurangan biaya administratif dan digitalisasi, meningkatkan peluang melampaui ekspektasi. Investor juga akan memantau kualitas portofolio kredit di tengah potensi volatilitas ekonomi dan suku bunga.

Citigroup
Citigroup masih berada dalam proses transformasi, dan kuartal mendatang menjadi ujian penting bagi strateginya. Konsensus memperkirakan EPS sekitar USD 1,78 dan pendapatan USD 20,55 miliar. Pertumbuhan didukung ekspansi investment banking dan advisory korporasi yang semakin penting sebagai sumber pendapatan. Kemampuan menjaga margin tinggi di segmen strategis serta menyeimbangkan pendapatan stabil dengan investasi teknologi akan menjadi fokus investor.

Wells Fargo
Wells Fargo diproyeksikan mencatat EPS USD 1,66 dengan pendapatan USD 21,6 miliar. Setelah periode restrukturisasi dan perbaikan operasional, bank ini berfokus pada pertumbuhan stabil dari biaya transaksi dan layanan konsumen. Menjaga kualitas portofolio kredit menjadi krusial, karena kenaikan kecil risiko kredit dapat berdampak signifikan pada hasil. Investor juga akan mencermati upaya digitalisasi dan peningkatan pengalaman nasabah.

Goldman Sachs
Goldman Sachs diperkirakan mempertahankan EPS mendekati tahun lalu, dengan konsensus USD 11,62 dan pendapatan USD 14,5 miliar. Meskipun basis perbandingan tinggi, posisi kuat di investment banking dan wealth management membuka peluang pertumbuhan biaya dan komisi. Kinerja trading, dampak transaksi M&A, serta panduan manajemen terkait strategi investasi dan dividen akan mempengaruhi persepsi investor.

Morgan Stanley
Morgan Stanley diperkirakan mencatat pertumbuhan EPS sekitar 8% secara tahunan menjadi USD 2,41, dengan pendapatan USD 17,72 miliar. Pendapatan wealth management yang stabil dan segmen investasi yang kuat menopang hasil yang solid. Ekspansi layanan digital dan manajemen aset juga berpotensi meningkatkan pendapatan berbasis biaya. Efisiensi operasional, pengendalian biaya, dan stabilitas portofolio kredit meningkatkan peluang memenuhi atau melampaui ekspektasi pasar.

 

Poin Penting

  • Hasil dari JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup, Wells Fargo, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley akan memberikan gambaran penting mengenai kesehatan konsumen, pertumbuhan kredit, dan sentimen pasar.
  •  Analisis kinerja investment banking, trading, dan advisory akan menunjukkan bank mana yang paling efektif memanfaatkan kondisi pasar yang mendukung.
  •  Menjaga kualitas portofolio kredit dan efisiensi operasional menjadi kunci untuk melampaui ekspektasi dan menjaga stabilitas jangka panjang.
  •  Net interest income (NII) tetap menjadi pendorong utama, mencerminkan kemampuan bank menghasilkan laba dari aktivitas pinjaman dan simpanan.
  •  Musim laporan keuangan mendatang akan menjawab apakah 2025 hanyalah tahun yang luar biasa, atau awal dari fase pertumbuhan berkelanjutan baru bagi sektor perbankan AS.
4 Februari 2026, 16.00

Pendapatan Rekor AMD: Apakah Perusahaan Mengonfirmasi Posisi Kepemimpinan? 📈

4 Februari 2026, 13.47

Morning Wrap (04.02.2026)

4 Februari 2026, 02.04

Daily summary: Sell-off di Wall street 📉 Bitcoin dan Ethereum lanjut anjlok

4 Februari 2026, 01.09

Saham Software dalam Mode Panik 📉 Apakah AI Anthropic Akan Mengganggu Valuasi Teknologi?

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.