Baca selengkapnya
23.07 · 18 Maret 2026

US Open: Ketegangan Perang & Inflasi Tekan Wall Street

Inti pembahasan
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
-
-
Buka Akun Unduh aplikasi gratis
Inti pembahasan
  • Konflik yang meningkat: Serangan Israel terhadap ladang gas besar South Pars di Iran memicu ancaman balasan terhadap aset energi di seluruh Teluk Persia. Brent crude melonjak lebih dari 5% hari ini, menyentuh $110 per barel, sementara gas TTF naik serupa hingga hampir €55/MWh.

  • Kejutan inflasi: Lonjakan tak terduga sebesar 0,7% MoM pada PPI Februari menunjukkan bahwa tekanan harga sudah meningkat jauh sebelum pecahnya konflik.

  • Fed terjepit: Pasar hampir sepenuhnya meninggalkan ekspektasi pemotongan suku bunga pada 2026 menjelang pidato penting Jerome Powell hari ini.

Gambaran pasar

Pembukaan Wall Street pada hari Rabu menunjukkan penurunan tajam, mengakhiri reli dua hari sebelumnya. Investor menghadapi kombinasi volatil antara data makroekonomi dan risiko geopolitik. Perlu dicatat bahwa rollover kontrak futures akan terjadi setelah sesi hari ini; oleh karena itu, lonjakan pada pembukaan besok sebaiknya dipandang sebagai penyesuaian teknikal, bukan perbaikan sentimen yang mendasar.

Serangan terhadap infrastruktur energi Iran memicu lonjakan baru harga minyak, yang telah naik hampir 50% sejak konflik dimulai pada 28 Februari, dan lebih dari 70% sepanjang tahun ini. Risiko inflasi yang “lengket,” ditambah guncangan pasokan energi besar, meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama dari yang diperkirakan. Meskipun bank sentral mungkin tidak segera kembali menaikkan suku bunga seperti pada krisis 2022, semakin banyak pihak yang menilai bahwa menunggu normalisasi cepat dapat menjadi kesalahan kebijakan.

Sorotan korporasi: AI dan semikonduktor tahan tekanan pasar

Micron Technology: Produsen chip ini tetap menjadi salah satu yang menonjol di 2026, didukung oleh boom memori. Pasar menantikan laporan keuangan setelah penutupan sebagai indikator utama sektor.

 

Sumber: xStation5

CF Industries: Produsen pupuk ini sempat turun 4% setelah downgrade dari Mizuho, namun kembali menguat seiring kenaikan harga minyak. Sahamnya naik 60% sepanjang tahun ini.

Lululemon: Saham tetap tertekan setelah proyeksi penurunan laba untuk tahun kedua berturut-turut, diperparah oleh masalah produk dan kekosongan kepemimpinan.

14 Maret 2026, 00.21

AMZN: Awal Akhir Mimpi AI?

25 Februari 2026, 22.01

Wall Street Menanti Laporan Nvidia

19 Februari 2026, 20.04

Burry Tuduh Palantir Manipulasi?

18 Februari 2026, 17.04

Palo Alto Earnings: Valuasi Jadi Lebih Murah?

Bergabunglah dengan lebih dari 2.000.000 investor XTB dari seluruh dunia
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.