19.12 · 13 Juli 2026

Earnings Q2 Dimulai, Bank AS Jadi Fokus Pasar

Kita resmi memasuki musim earnings Q2 2026. Bank-bank terbesar AS akan menjadi yang pertama membagikan hasil kinerja mereka, dengan JPMorgan, Bank of America, dan Goldman Sachs dijadwalkan melaporkan earnings pada Selasa, 14 Juli, sebelum market open.

Bank Memulai Musim Earnings

Selain “Big Three”, investor juga dapat menantikan laporan dari Citigroup dan Wells Fargo. Morgan Stanley, BlackRock, Bank of New York Mellon, dan PNC akan menyusul pada Rabu.

Raksasa Teknologi dari Eropa dan Asia

Rabu dan Kamis akan menjadi panggung bagi teknologi Eropa dan Taiwan. ASML akan melaporkan hasil pada Rabu, 15 Juli, sementara Taiwan Semiconductor Manufacturing atau TSMC akan merilis laporan pada Kamis, 16 Juli. Keduanya dijadwalkan sebelum market open. Sementara itu, Netflix akan menutup hari dengan rilis setelah market close, menjadi satu-satunya laporan malam yang penting pada pekan ini.

Kesehatan, Industri, dan Sektor Lainnya

Nama-nama penting dari sektor kesehatan dan industri juga tidak akan absen. Johnson & Johnson akan melaporkan hasil pada Rabu, disusul pada Kamis oleh UnitedHealth, General Electric Aerospace, ABB, Abbott, Intuitive Surgical, ProLogis, US Bancorp, dan State Street. Pekan ini akan ditutup pada Jumat oleh perusahaan Swiss, Novartis, yang akan menerbitkan hasil sebelum market open.

Sebagai rangkuman, pekan depan investor perlu memberi perhatian khusus pada:

  • Bank-bank terbesar: JPMorgan, Bank of America, Goldman Sachs, pada Selasa, 14 Juli, sebelum market open.

  • Netflix, pada Kamis, 16 Juli, setelah market close; ASML, pada Rabu, 15 Juli; dan TSMC, pada Kamis, 16 Juli, keduanya sebelum market open.

  • Intuitive Surgical, pada Kamis, 16 Juli.

  • Johnson & Johnson, pada Rabu, 15 Juli.

  • General Electric, pada Kamis, 16 Juli.

Pekan ini akan menjadi periode yang padat dengan rilis data perusahaan. Setiap laporan ini dapat membantu menentukan arah pasar untuk sisa bulan Juli.

13 Juli 2026, 21.27

Minyak Melonjak Usai Pernyataan Trump soal Hormuz

13 Juli 2026, 21.01

US OPEN: Futures Wall Street Melemah, Minyak dan Energi Menguat

13 Juli 2026, 16.23

TSM Cetak Rekor Revenue, AI Boom Masih Kuat

13 Juli 2026, 15.29

Tekanan Pasar Jelang CPI AS dan Testimoni The Fed

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.