13.30 · 1 Oktober 2026

Emas Gejolak, Peluang Bagi Trader CFD

Gold Terjebak Antara Fed dan Treasury Yield: Kenapa Ini Menarik untuk Trader CFD?

Harga emas turun sekitar 6% sepanjang September 2026 dan ditutup di area US$4.180 per troy ons. Namun, momentum bearish mulai kehilangan kekuatan setelah data inflasi PCE yang lebih lunak memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober.

Pasar kini berada dalam fase tarik-menarik antara kemungkinan The Fed yang lebih dovish dan Treasury yield jangka panjang yang masih bertahan di level tertinggi dalam hampir dua dekade. Bagi trader CFD, ketidakpastian arah seperti ini dapat meningkatkan volatilitas karena harga emas menjadi sangat sensitif terhadap data makro berikutnya.

Softer PCE Pangkas Probabilitas Hike Oktober dari 70% ke 35%

Core PCE Agustus naik 3,0% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi 3,3% dan menjadi level terendah dalam enam bulan terakhir.

Setelah data tersebut dirilis pada 30 September, ditambah komentar dovish dari Presiden Fed New York John Williams yang menyebut tidak ada urgensi untuk menaikkan suku bunga, probabilitas kenaikan 25 basis poin pada pertemuan 28 Oktober turun dari sekitar 70% sepekan sebelumnya menjadi 35% berdasarkan CME FedWatch.

Secara teori, ekspektasi The Fed yang lebih dovish menjadi faktor pendukung bagi emas karena menurunkan opportunity cost dari memegang aset yang tidak memberikan yield.

Namun, reaksi harga emas tetap terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya meninggalkan narasi kebijakan moneter ketat.

Treasury Yield Jangka Panjang Jadi Tekanan Utama

Tekanan utama datang dari pasar obligasi.

Yield Treasury AS 10 tahun ditutup di 5,26%, sementara yield 30 tahun menyentuh 5,57%. Keduanya berada di dekat level tertinggi sejak 2007 dan 2002.

Dalam satu bulan terakhir, yield 10 tahun naik sekitar 53 basis poin. Pergerakan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih struktural terhadap defisit fiskal dan term premium, bukan hanya ekspektasi suku bunga jangka pendek.

Selama long-end yield tetap tinggi, opportunity cost memegang emas juga tetap besar. Dolar AS yang kuat turut menambah tekanan terhadap bullion yang diperdagangkan dalam USD.

Karena itu, satu data inflasi yang lebih lunak belum cukup untuk mengubah arah tren emas secara signifikan.

Dari Perspektif CFD, Volatilitas Jadi Fokus Utama

Kondisi saat ini menciptakan setup dua arah yang sangat bergantung pada data makro berikutnya.

Jobs report September yang dirilis pada 2 Oktober dan rangkaian komentar pejabat The Fed menjelang pertemuan 28 Oktober berpotensi menjadi katalis utama bagi harga emas.

Data tenaga kerja yang lebih lemah dapat menekan Treasury yield dan mendukung emas kembali ke area US$4.200 hingga US$4.310. Sebaliknya, data yang lebih kuat dapat mendorong yield kembali naik dan membuka tekanan menuju area US$4.100.

Melalui CFD, trader dapat mengambil posisi pada pergerakan dua arah tanpa harus memiliki emas fisik.

Namun, leverage memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Spread juga dapat melebar di sekitar rilis data penting, sementara posisi overnight dapat dikenakan biaya swap.

Sumber: xStation

1 Oktober 2026, 00.42

Daily summary: PCE AS Melandai, Wall Street Naik dan Minyak Rebound

30 September 2026, 21.43

Inventori Minyak AS: Stok BBM Turun Tajam, Harga Minyak Rebound

30 September 2026, 14.00

Gold CFD Bukan Sekadar Naik atau Turun

30 September 2026, 13.45

Market Wrap: Yield AS Turun, Pasar Fokus ke PCE

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.