- Harga emas rebound lebih dari 1,3% setelah keputusan kenaikan suku bunga The Fed sudah banyak diperhitungkan pasar, sehingga tekanan terhadap emas relatif terbatas.
- Pasar saat ini memperkirakan satu kenaikan suku bunga tambahan pada 2026, kemungkinan pada Desember, sebelum The Fed memasuki periode pause yang lebih panjang.
- Pergerakan harga minyak menjadi faktor penting berikutnya karena penurunan crude oil dapat meredakan tekanan inflasi dan mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga The Fed berikutnya.
- Harga emas rebound lebih dari 1,3% setelah keputusan kenaikan suku bunga The Fed sudah banyak diperhitungkan pasar, sehingga tekanan terhadap emas relatif terbatas.
- Pasar saat ini memperkirakan satu kenaikan suku bunga tambahan pada 2026, kemungkinan pada Desember, sebelum The Fed memasuki periode pause yang lebih panjang.
- Pergerakan harga minyak menjadi faktor penting berikutnya karena penurunan crude oil dapat meredakan tekanan inflasi dan mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga The Fed berikutnya.
Emas rebound lebih dari 1,3% setelah sebelumnya tertekan oleh keputusan The Fed menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga tahun.
Secara umum, suku bunga yang lebih tinggi merupakan faktor negatif bagi emas karena logam mulia tidak menghasilkan yield. Namun, keputusan The Fed kali ini sudah cukup banyak diperhitungkan oleh pasar, sehingga tekanan terhadap emas relatif terbatas.
- Arah harga emas selanjutnya akan sangat bergantung pada seberapa banyak kenaikan suku bunga tambahan yang mulai diperhitungkan pasar.
- Donald Trump secara terbuka mengomentari keputusan tersebut dan mengatakan bahwa suku bunga AS seharusnya turun ke 1%, serta The Fed seharusnya segera memangkasnya.
- Base-case scenario saat ini memperkirakan satu kenaikan suku bunga tambahan tahun ini, kemungkinan pada Desember, sebelum The Fed memasuki periode pause yang lebih panjang.
- Namun, penurunan harga minyak dapat menjadi faktor yang lebih penting. Jika crude oil terus melemah, pasar berpotensi dengan cepat mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga berikutnya.
Pertanyaan Umum tentang Suku Bunga The Fed dan Emas
Bagaimana suku bunga The Fed memengaruhi harga emas?
Suku bunga yang lebih tinggi umumnya menjadi tekanan bagi emas karena emas tidak menghasilkan yield. Namun, jika kenaikan suku bunga sudah banyak diperhitungkan pasar, dampak negatif terhadap harga emas dapat menjadi lebih terbatas.
Apakah The Fed masih akan menaikkan suku bunga lagi?
Saat artikel ini diterbitkan, base-case scenario memperkirakan satu kenaikan suku bunga tambahan pada 2026, kemungkinan pada Desember, sebelum The Fed memasuki periode pause yang lebih panjang.
Apa yang dapat mengubah ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed berikutnya?
Pergerakan harga minyak menjadi salah satu faktor penting. Jika harga crude oil terus turun, tekanan inflasi dapat mereda dan pasar berpotensi mengurangi ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga The Fed berikutnya.
US Open: Wall Street Rebound, Tech dan AI Menguat
Gold Naik 1,2%, Coba Rebut Lagi US$4.200
Oil Turun, Risiko Supply Belum Reda
Market Wrap: Wall Street Melemah, Gold Tembus US$4.200
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.