21.22 · 1 Juli 2026

Emas Rebound ke $4.100 Setelah Warsh Redakan Kekhawatiran

Hari ini menjadi salah satu agenda terpenting yang terkait dengan simposium ekonomi ECB di Sintra, Portugal. Dalam panel diskusi hari ini, pasar menyaksikan penampilan Ketua The Fed yang baru, yang belakangan dikenal memiliki sisi lebih hawkish, meskipun masih menjadi teka-teki besar bagi investor. Komentarnya hari ini, bersama dengan data AS yang sedikit lebih lemah, tidak hanya menekan dolar AS, tetapi juga kembali memberi harapan bagi investor di pasar emas. Emas tidak hanya kembali menembus level $4.000, tetapi bahkan menguji area $4.100 per troy ons.

Poin Utama dari Pidato Kevin Warsh

  • Berakhirnya era forward guidance. Warsh secara tegas memutus tradisi para pendahulunya. The Fed tidak akan lagi memberikan sinyal yang jelas kepada pasar mengenai langkah suku bunga di masa depan. Investor harus melihat data ekonomi yang benar-benar dirilis. Dalam isu ini, Warsh memberikan dukungan kuat kepada Presiden ECB Christine Lagarde.
  • Perang tanpa kompromi melawan inflasi. Warsh menyatakan secara langsung bahwa The Fed ingin mencapai stabilitas harga.. Ia menambahkan bahwa jika ada pihak yang berpikir The Fed akan menerima inflasi di atas 2%, mereka akan kecewa. Menurutnya, harga saat ini masih terlalu tinggi. Poin ini tetap menjadi bagian yang cukup hawkish dari pidatonya.
  • Sedikit optimisme dan penurunan ekspektasi inflasi Ketua The Fed tersebut mencatat bahwa dalam empat minggu pertama masa jabatannya, ekspektasi inflasi dan risiko yang terkait dengan inflasi telah menurun. Ia juga menekankan bahwa yield obligasi dan volatilitas pasar bergerak lebih rendah. Hal ini memberi harapan bagi investor di pasar emas.
  • Pertarungan internal di Juli. Warsh menyatakan bahwa pada pertemuan FOMC berikutnya dalam empat minggu, akan ada diskusi yang tajam. Ia menolak berspekulasi apakah lonjakan inflasi saat ini yang dipicu oleh konflik dengan Iran bersifat sementara atau tidak.
  • Pengurangan neraca The Fed atau QT. Warsh mengonfirmasi sikap hawkish yang sudah dikenal pasar.. Ia ingin neraca The Fed menjadi lebih kecil karena menurutnya neraca yang terlalu besar “berbatasan dengan kebijakan fiskal” dan terutama bekerja dengan cara mendorong harga aset.. Namun, perubahan akan dilakukan secara hati-hati dan transparan. Hal ini menjadi kabar yang sedikit negatif bagi indeks saham.
  • Independensi The Fed tetap utuh. Warsh memastikan bahwa meskipun ada putusan terbaru dari Mahkamah Agung, termasuk setelah kasus Cook, The Fed akan tetap sepenuhnya independen dan akan mematuhi mandatnya secara ketat.
  • Optimisme teknologi dan AI. Warsh menilai Amerika Serikat akan menjadi penerima manfaat utama dari revolusi AI. Meski booming teknologi dapat mendorong inflasi dalam jangka pendek melalui permintaan komponen, dalam jangka panjang produktivitas yang lebih tinggi dapat mengubah aturan main kebijakan moneter.

 

Apakah Warsh Sedang Meredakan Sentimen Pasar

Secara analitis, jawabannya bisa disebut ya dan tidak.

Warsh memainkan peran sebagai “hakim objektif”, dan pasar menerima pendekatan ini dengan lega.

Setelah pertemuan pertamanya pada Juni, Wall Street sempat khawatir bahwa Warsh akan menjadi sosok hawkish ekstrem, yang siap menaikkan suku bunga secara tajam sebagai respons terhadap konflik dengan Iran.

Di Sintra, Warsh tidak memperkeras retorikanya. Meski ia kembali menegaskan bahwa target inflasi tetap 2%, ia juga mengirim beberapa sinyal yang menenangkan pasar.

Ia mengakui bahwa tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi sedikit turun dalam sebulan terakhir. Ia juga mencatat penurunan yield obligasi dengan nada positif.

Dengan meninggalkan forward guidance, ia menghapus kekhawatiran pasar bahwa The Fed akan mengumumkan serangkaian kenaikan suku bunga “di muka”.

Artinya, pasar tidak lagi merasakan ancaman langsung berupa langkah hawkish instan.

Dikombinasikan dengan data makro terbaru, kondisi ini memberi dorongan bagi pelemahan dolar AS dan kenaikan aset risk-on.

EUR/USD Kembali ke 1,14 dan Emas Melonjak ke $4.100

Bersamaan dengan pidato Warsh, data penting dari sektor manufaktur AS, yaitu ISM Manufacturing, juga dirilis ke pasar dan menjelaskan pergerakan besar hari ini.

  • ISM lebih lemah dan indeks harga turun tajam
  • Indeks utama ISM Manufacturing turun ke 53,3, di bawah perkiraan 53,9.
  • Pesanan baru juga lebih lemah. Hal yang paling penting adalah penurunan besar pada ISM Prices Paid Index ke 73, dari sebelumnya 82,1 dan di bawah perkiraan 77,5.

Reaksi EUR/USD menuju 1,14. Karena sub-indeks harga AS turun tajam, sementara Warsh sendiri menyatakan bahwa risiko inflasi mulai berkurang, investor menyimpulkan bahwa The Fed tidak perlu terburu-buru menaikkan suku bunga secara agresif.

Yield obligasi AS melemah, sehingga dolar AS ikut tertekan dan mendorong EUR/USD naik.

Emas kembali spektakuler ke $4.100

Emas mendapatkan kombinasi katalis yang ideal hari ini.

Pertama, faktor geopolitik. Konflik dengan Iran yang masih berlangsung dan ketidakpastian yang menyertainya, termasuk komentar dari Vance dan Gedung Putih mengenai peluang kesepakatan, tetap menjaga permintaan terhadap aset safe haven.

Kedua, dolar AS melemah dan yield turun. Karena data ISM meredam ambisi hawkish The Fed dan Warsh tidak mengancam kenaikan suku bunga agresif, biaya peluang untuk memegang emas ikut menurun.

Ketiga, hilangnya forward guidance. Karena The Fed tidak lagi membimbing pasar secara langsung, ketidakpastian mengenai masa depan meningkat. Emas cenderung diuntungkan oleh ketidakpastian seperti ini. Kembalinya harga ke area $4.100 menjadi sinyal kekuatan teknikal dan fundamental bagi emas di era Ketua The Fed yang baru.

Emas memulai sesi hari ini dengan penurunan ke bawah $4.000, tetapi dalam beberapa hari terakhir level tersebut semakin terlihat sebagai support yang kuat. Hari ini, emas kembali bergerak di atas retracement 38,2%. Perlu dicatat bahwa pada November 2025, level $4.000 telah beberapa kali diuji. Jika ekspektasi kenaikan suku bunga memang mulai menurun, meskipun pasar masih memperhitungkan lebih dari satu kenaikan suku bunga hingga akhir tahun ini, emas memiliki peluang untuk rebound. Sumber: xStation5


 
25 Juni 2026, 00.33

Daily Summary: AI Tertekan, Micron Jadi Sorotan, Emas dan Minyak Melemah

24 Juni 2026, 22.46

Super El Niño 2026: Saham & Komoditas yang Diuntungkan

24 Juni 2026, 01.03

Daily Summary: Saham Chip Anjlok, Nasdaq Tertekan di Tengah Keraguan AI

23 Juni 2026, 12.04

Market Wrap: AI Tertekan, Minyak Turun Usai Kemajuan AS-Iran

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.