- John Williams (The Fed New York) memberikan komentar bernada dovish kepada New York Times.
- Williams menilai pemangkasan suku bunga lanjutan masih sesuai, seiring pelemahan pasar tenaga kerja AS.
- Ia juga menegaskan bahwa “soft landing” masih mungkin terjadi tanpa risiko resesi besar.
- John Williams (The Fed New York) memberikan komentar bernada dovish kepada New York Times.
- Williams menilai pemangkasan suku bunga lanjutan masih sesuai, seiring pelemahan pasar tenaga kerja AS.
- Ia juga menegaskan bahwa “soft landing” masih mungkin terjadi tanpa risiko resesi besar.
Gubernur Federal Reserve New York, John Williams, memberikan pandangannya mengenai kebijakan moneter AS dalam wawancara dengan The New York Times. Menurut Williams, ekonomi AS tidak berada di ambang resesi, namun pemangkasan suku bunga lanjutan tetap diperlukan di tengah tanda-tanda pelemahan pasar tenaga kerja.
Berikut beberapa poin utama dari komentarnya:
-
“Saya tidak melihat adanya tanda-tanda efek putaran kedua atau faktor yang memperkuat dampak tarif terhadap inflasi.”
-
“Sudah tepat bagi suku bunga untuk kembali ke tingkat netral.”
-
“Pelemahan pasar tenaga kerja akan membantu menekan inflasi.”
-
“Prospek inflasi tidak seburuk awal tahun ini, namun perlambatan lapangan kerja perlu diperhatikan.”
Komentar bernada dovish tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan. Pasar merespons dengan melemahkan EURUSD, yang kembali turun ke area 1.16 — level yang telah dua kali menjadi titik koreksi utama sejak April 2025.
Sumber: xStation5
Morning Wrap: Wall Street Tunggu NFP
Daily summary: Data Lemah AS Tekan Wall Street, Logam Turun Lagi
US Open: Wall Street Naik Meski Data Lemah
Coca-Cola Earnings: Mampukah CEO Baru Hadapi Tekanan?