28.01.2026 – Powell (FOMC):
-
Tingkat pengangguran tetap stabil dan inflasi masih berada pada level tinggi.
-
Tingkat suku bunga saat ini dinilai tepat untuk menjaga mandat ganda The Fed, yaitu stabilitas inflasi dan pelestarian pasar tenaga kerja.
-
Permintaan tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang jelas.
-
Kondisi pasar perumahan dinilai berada dalam keadaan “lemah”.
-
Inflasi terdorong oleh penerapan tarif.
-
Proses disinflasi terutama dipimpin oleh sektor jasa.
-
The Fed berada dalam posisi yang baik untuk menentukan waktu dan mengevaluasi posisi kebijakan moneter saat ini.
-
Ekspektasi inflasi jangka panjang tetap sejalan dengan target The Fed.
-
Distorsi yang disebabkan oleh “shutdown” mulai memudar.
-
Prospek aktivitas ekonomi menunjukkan perbaikan dalam periode terakhir dan diharapkan dapat mendukung pasar tenaga kerja.
-
“Kebijakan moneter saat ini bisa dikatakan berada di area netral secara longgar atau sedikit restriktif.”
-
“Kami telah melakukan sebagian besar proses normalisasi kebijakan.”
-
“Sebagian besar tekanan inflasi dalam perekonomian merupakan efek dari tarif, dan itu merupakan hal yang positif.”
-
Terdapat ketegangan antara inflasi dan pengangguran, namun “risiko ke bawah telah berkurang” dan kondisi tersebut dinilai sebagai “perkembangan yang sehat”.
-
Jerome Powell menolak memberikan komentar terkait pergerakan nilai tukar dolar AS maupun keterlibatan politik terhadap kebijakan The Fed.
Morning Wrap (24.02.2026)
Kalender Ekonomi: PPI AS & Earnings Nvidia Jadi Sorotan Pekan Ini 🔎
Morning Wrap (23.02.2026)
Daily Summary: Tarif Trump Dihentikan?