Kontrak berjangka S&P 500 terkoreksi sekitar 1% seiring dengan pernyataan pejabat Federal Reserve yang kembali menegaskan bahwa inflasi masih berada pada level yang tidak nyaman, meskipun ekonomi AS tetap tangguh dan mulai terlihat beberapa titik pelemahan di pasar tenaga kerja. Sentimen pasar semakin tertekan setelah rilis data penjualan ritel dan inflasi PPI hari ini, yang keduanya melampaui ekspektasi pasar. Data tersebut mengindikasikan menurunnya peluang pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Neel Kashkari menyoroti ketahanan ekonomi AS, namun memperingatkan potensi dampak inflasi dari penerapan tarif baru. Sementara itu, Raphael Bostic menegaskan bahwa inflasi masih “jauh dari target 2%”. Di sisi lain, calon Gubernur Federal Reserve Stephen Miran menyampaikan bahwa deregulasi di bawah pemerintahan Trump dapat mendorong pelonggaran kebijakan moneter tanpa meningkatkan risiko inflasi.
Komentar Penting:
-
Neel Kashkari: Menilai bahwa meskipun inflasi bergerak ke arah yang benar, levelnya masih terlalu tinggi. Ia juga menyoroti fenomena “pemulihan berbentuk K”, di mana kelompok sosial yang berbeda mengalami hasil ekonomi yang sangat timpang, serta mulai melunaknya kondisi pasar tenaga kerja.
-
Raphael Bostic: Menegaskan bahwa inflasi masih menjadi “tantangan utama” dan tetap berada jauh di atas target bank sentral.
-
Stephen Miran: Berpendapat bahwa deregulasi akan mendorong pertumbuhan dan produktivitas tanpa tekanan inflasi, sehingga membuka ruang bagi pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Ia menilai masih ada peluang untuk pelonggaran kebijakan moneter yang signifikan tahun ini.
Nada kumulatif dari pidato-pidato tersebut mengindikasikan bahwa The Fed tidak terburu-buru menurunkan biaya pinjaman, yang memperparah aksi jual di Wall Street. Meskipun ekonomi yang kuat umumnya mendukung laba korporasi, sektor perbankan kembali mengecewakan. Setelah penurunan laba JPMorgan kemarin, hari ini Bank of America dan Citigroup juga melaporkan hasil yang menekan saham masing-masing, dengan penurunan lebih dari 5% dan 4%.
Pandangan Teknikal: US500
US500 saat ini menembus ke bawah ascending channel utamanya, dengan penurunan lebih dari 1% dari area 7.000 poin. Kontrak kini juga telah bergerak di bawah level Fibonacci retracement 38,2% di 6.930.
Area support utama berada sedikit di atas 6.900 poin, yang diperkuat oleh retracement 50,0% dari gelombang impuls terakhir serta kisaran koreksi sebelumnya dalam tren naik yang lebih luas.
Materi pemasaran ini bukan merupakan rekomendasi investasi atau saran strategi investasi. Informasi ini tidak menjamin kinerja atau hasil investasi di masa mendatang. Aktivitas trading melibatkan risiko kerugian finansial yang signifikan, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian maupun seluruh modal yang diinvestasikan. Segala keputusan trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.
Morning wrap: RBA Naikkan Suku Bunga (03.02.2026)
Daily Summary: Logam Mulia Tertekan, Pemerintah AS Kembali Shutdown 🔒
US Open: Amerika Menguat, Logam Mulia Tertekan!
Palantir Preview: Apakah Kesempurnaan Sudah Sepenuhnya Tercermin di Harga? 📊