18.05 · 21 Juli 2026

General Motors Lampaui Estimasi dan Naikkan Proyeksi 2026

General Motors Lampaui Estimasi dan Naikkan Proyeksi 2026

General Motors (GM.US) melaporkan kinerja kuartal II 2026 yang lebih kuat dari perkiraan dan menaikkan proyeksi setahun penuh untuk laba yang disesuaikan serta arus kas bebas. Amerika Utara tetap menjadi pendorong laba utama perusahaan, didukung oleh harga kendaraan yang stabil, permintaan kuat terhadap pickup dan SUV, serta berlanjutnya kemajuan dalam mengurangi kerugian dari bisnis kendaraan listrik.

  • Adjusted EPS tercatat sebesar $3,57, melampaui ekspektasi Wall Street sekitar $3,20.
  • Pendapatan meningkat 1,9% secara tahunan menjadi $48,03 miliar, lebih tinggi dari estimasi konsensus sebesar $47,01 miliar.
  • Adjusted EBIT Amerika Utara mencapai $3,45 miliar, melampaui ekspektasi sebesar $3,26 miliar.
  • GM menaikkan proyeksi adjusted EPS setahun penuh 2026 menjadi $12,00–$14,00, dari sebelumnya $11,50–$13,50.
  • Namun, perusahaan menurunkan proyeksi laba bersih yang dilaporkan menjadi $8,4–$9,8 miliar dari sebelumnya $9,9–$11,4 miliar.

Amerika Utara Tetap Menjadi Mesin Pertumbuhan Utama

Penjualan kendaraan mencapai 990.000 unit, naik 1,6% secara tahunan. Adjusted EBIT dari operasional Amerika Utara mencapai $3,45 miliar, sementara margin adjusted EBIT wilayah tersebut meningkat 2,5 poin persentase secara tahunan menjadi 8,6%.

Menurut CEO Mary Barra, kinerja perusahaan didukung oleh harga kendaraan yang stabil, portofolio pickup dan SUV yang kuat, penurunan biaya garansi, serta peningkatan efisiensi operasional. Operasional internasional, termasuk perusahaan patungan GM di China, menghasilkan adjusted EBIT sebesar $190 juta, di atas estimasi konsensus $144,4 juta.

Laba Disesuaikan Naik, tetapi Laba Bersih Dilaporkan Turun

Laba operasional yang disesuaikan untuk grup meningkat sekitar 30% secara tahunan menjadi lebih dari $3,9 miliar, sementara margin operasional yang disesuaikan mencapai 8,2%. Pada saat yang sama, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham turun 31,1% secara tahunan menjadi $1,3 miliar.

Laba yang dilaporkan terdampak oleh beban sebesar $2,3 miliar yang berkaitan dengan strategi penyesuaian kembali bisnis kendaraan listrik perusahaan. GM juga terus mengurangi kerugian dari bisnis kendaraan listrik sambil memperluas bisnis layanan digital yang memiliki margin lebih tinggi.

GM Naikkan Proyeksi Laba Disesuaikan

Perusahaan menaikkan proyeksi adjusted EBIT setahun penuh 2026 menjadi $14–$16 miliar, dari sebelumnya $13,5–$15,5 miliar. Proyeksi adjusted EPS juga dinaikkan menjadi $12–$14, dibandingkan dengan kisaran sebelumnya sebesar $11,50–$13,50.

Proyeksi arus kas bebas otomotif yang disesuaikan dinaikkan menjadi $9,5–$11,5 miliar, dari sebelumnya $9–$11 miliar. Belanja modal diperkirakan mencapai $10–$12 miliar pada 2026.

Proyeksi Laba Bersih Dilaporkan Diturunkan

GM menurunkan proyeksi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham menjadi $8,4–$9,8 miliar, dari sebelumnya $9,9–$11,4 miliar. Ini menjadi kuartal kedua berturut-turut ketika perusahaan menaikkan proyeksi laba yang disesuaikan, tetapi menurunkan proyeksi laba bersih yang dilaporkan.

Perbedaan tersebut terutama disebabkan oleh beban satu kali dan biaya yang berkaitan dengan restrukturisasi strategi kendaraan listrik perusahaan. Meski kinerja melampaui estimasi, saham GM turun sekitar 2% dalam perdagangan premarket.

Saham General Motors (Grafik D1)

Saham General Motors diperdagangkan sedikit lebih rendah setelah laporan kinerja dirilis, bergerak di sekitar level $74 dan mendekati exponential moving average 200 hari atau EMA200.

Sumber: xStation5

21 Juli 2026, 20.47

US Open: Saham Chip Pimpin Penguatan Pasar AS

21 Juli 2026, 17.21

TSMC Naikkan Harga Chip, Biaya Infrastruktur AI Makin Mahal

21 Juli 2026, 13.47

Nasdaq Tertekan, Saham AI dan Harga Minyak Jadi Sorotan

21 Juli 2026, 12.42

Market Wrap: Futures Wall Street Rebound di Tengah Konflik Iran

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.