-
Inggris diperkirakan tetap memangkas suku bunga meski inflasi masih tinggi.
-
Obligasi Gilt jadi top performer global pekan ini.
-
Sektor mewah Eropa kembali bersinar seperti “teknologi versi Eropa”.
-
Musim laporan laba dorong optimisme pasar saham global.
-
Inggris diperkirakan tetap memangkas suku bunga meski inflasi masih tinggi.
-
Obligasi Gilt jadi top performer global pekan ini.
-
Sektor mewah Eropa kembali bersinar seperti “teknologi versi Eropa”.
-
Musim laporan laba dorong optimisme pasar saham global.
Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi baru di atas $4.200 pada Rabu, meskipun sebagian kenaikan terkoreksi pada sesi sore. Ekspektasi pemangkasan suku bunga di AS dan Inggris mendorong pembelian emas sebagai lindung nilai inflasi.
Pemangkasan Suku Bunga Inggris Diharapkan Meski Inflasi Masih Tinggi
Inggris mungkin bukan negara pertama yang diprediksi akan menurunkan suku bunga — terutama setelah IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Inggris dan memperkirakan inflasi tertinggi di antara negara G7.
Namun, Gubernur Bank of England Andrew Bailey menilai bahwa pelemahan pasar tenaga kerja membenarkan potensi pemangkasan suku bunga ke depan. Selain itu, IMF memperkirakan beban pajak Inggris akan menjadi yang tertinggi di G7, yang dapat menekan pertumbuhan dan menambah alasan bagi BoE untuk mulai melonggarkan kebijakan moneter, meski inflasi masih tinggi.
Obligasi Gilt Jadi Top Performer Global Pekan Ini
Pasar berjangka suku bunga kini sepenuhnya memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga BoE pada musim panas 2026, meningkat dari hanya satu minggu lalu. Imbasnya, imbal hasil obligasi Inggris anjlok tajam, dengan Gilt 10 tahun turun 17 bps dalam sepekan — menjadikannya obligasi pemerintah dengan kinerja terbaik di dunia. Narasi pesimis terhadap prospek pertumbuhan Inggris, meski negara ini diprediksi jadi ekonomi G7 dengan kinerja terbaik kedua tahun ini dan tahun depan, serta harapan ruang fiskal tambahan dalam anggaran baru oleh Kanselir Reeves, turut mendorong kenaikan harga obligasi dan pelemahan GBP.
Sektor Mewah Jadi "Sektor Teknologi" Versi Eropa
Saham global menguat hari ini, dengan Nasdaq, Eurostoxx 50, dan CAC 40 naik lebih dari 1%. CAC 40 bahkan melonjak lebih dari 2% berkat rebound sektor mewah.
Hermès dan LVMH memimpin kenaikan indeks — dua perusahaan yang sering dianggap sebagai “sektor teknologi” versi Eropa karena dominasinya di pasar. Setelah tekanan sepanjang tahun (LVMH turun 20% YTD), sahamnya melonjak 12% pada Rabu setelah laporan penjualan tumbuh 1% di seluruh divisi, melampaui ekspektasi pasar.
Musim Laporan Laba Dorong Sentimen Pasar Saham
Di sisi lain, ASML dari Belanda ikut menopang sektor teknologi AS. Sektor teknologi S&P 500 naik 1,5%, dipimpin oleh saham semikonduktor, setelah ASML melaporkan hasil kuartal yang kuat. Fakta bahwa pasar saham berhasil menguat minggu ini — bahkan dengan risiko tarif AS–China yang masih membayangi — menandakan sentimen investor tetap kuat. Musim laporan keuangan di AS juga dimulai dengan sangat positif: 39 dari 500 perusahaan S&P 500 sudah merilis laporan dengan pertumbuhan penjualan +7,9% dan laba +14% YoY, terutama didorong oleh sektor keuangan.
Meski baru awal musim laba kuartal III, hasil sejauh ini menunjukkan fundamental pasar tetap solid. Di tengah hiruk-pikuk geopolitik dan ekonomi global, investor kini lebih fokus pada kinerja nyata perusahaan, yang memperkuat peluang kelanjutan tren positif di pasar saham global.
Morning Wrap (27.022026)
Daily Summary: Semikonduktor dan Dolar Tekan Wall Street
Saham PayPal Turun 5% 📉
Morning Wrap (26.02.2026)