00.53 · 9 Juni 2026

Harga Minyak Brent Pangkas Kenaikan di Tengah Harapan Diplomasi

Kontrak berjangka minyak Brent (OIL) telah menghapus hampir seluruh kenaikan intraday yang sempat tercatat sebelumnya. Pasar tampaknya memandang serangan Iran terhadap Israel terutama sebagai peristiwa satu kali, sebuah pesan yang secara tidak langsung juga disampaikan oleh Teheran. Selain itu, Israel memilih untuk tidak memberikan respons militer, yang oleh investor dapat diartikan sebagai sinyal bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran benar-benar telah memasuki fase yang menentukan.

Presiden Donald Trump memperkuat pandangan tersebut hari ini dengan meremehkan dampak serangan Iran. Akibatnya, pasar minyak sebagian besar mengabaikan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, meskipun proyeksi terkait persediaan global semakin mengkhawatirkan. Jika kebuntuan saat ini berlanjut hingga Oktober 2026, kilang minyak dapat menghadapi tantangan logistik yang signifikan serta gangguan terhadap produksi bahan bakar dan produk olahan energi.

Image

Sumber: Bloomberg, JPMorgan, Kpler, EIA, IEA, OilChem, PAJ, Singapore, JODI

Untuk saat ini, hanya terdapat sedikit bukti yang menunjukkan terjadinya pelemahan permintaan (demand destruction) di pasar minyak, sementara data ekonomi global masih terlihat cukup mendukung. Di Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi memang melambat namun tetap berada di wilayah positif. Sementara itu, aktivitas sektor manufaktur dan jasa di China masih berada jauh di atas level yang biasanya dikaitkan dengan resesi.

Secara keseluruhan, kondisi ini mengarah pada skenario di mana penutupan Selat Hormuz dalam jangka panjang dapat mulai memberikan dampak yang signifikan terhadap pasar energi setelah musim panas berakhir, terutama jika tidak tercapai solusi diplomatik. Presiden Trump juga menyatakan kemarin bahwa Amerika Serikat dapat mempertimbangkan operasi militer bergaya komando di Iran apabila negosiasi perdamaian pada akhirnya gagal mencapai kesepakatan.

Sumber: xStation5

8 Juni 2026, 21.31

Emas Tertekan Yield Obligasi dan Dolar AS

6 Juni 2026, 01.26

CPI AS, ECB, dan IPO SpaceX Jadi Sorotan Pekan Depan

5 Juni 2026, 20.33

NFP Kuat Tekan Emas, Dolar AS Menguat

5 Juni 2026, 12.45

Market Wrap: Rotasi Sektor Tekan Saham AI dan Teknologi

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.