Baca selengkapnya
00.46 · 25 April 2026

Harga Minyak Brent Tertahan, Fokus Negosiasi AS-Iran

Kontrak berjangka minyak Brent sedikit melemah pada hari Jumat setelah rebound kuat sebelumnya dalam minggu ini yang dimulai pada 20 April, ketika harga naik dari sekitar $83 ke hampir $101 per barel. Pergerakan ini terjadi setelah fase pertama negosiasi AS–Iran di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan. Namun, pasar kini menerima sinyal bahwa pembicaraan kemungkinan akan berlanjut. Pejabat AS diperkirakan akan melanjutkan negosiasi dengan pihak Iran selama akhir pekan, dan terdapat indikasi bahwa diskusi ini dapat menghasilkan setidaknya kesepakatan parsial. Kemungkinan kecil Steve Witkoff dan Jared Kushner akan melakukan perjalanan ke Pakistan jika tidak ada prospek kemajuan.

  • Juru bicara Gedung Putih Leavitt menyatakan bahwa misi terkait Iran telah memasuki fase diplomatik. Iran dilaporkan telah memulai kontak dan meminta pertemuan langsung. Witkoff dan Kushner dijadwalkan berangkat ke Pakistan pada Sabtu pagi untuk melanjutkan diskusi terkait Iran.
  • Menurut sumber Al Arabiya, pembicaraan sedang berlangsung mengenai status Selat Hormuz dan uranium yang diperkaya, dengan kedua pihak saling bertukar pesan mengenai isu-isu tersebut. The New York Times melaporkan bahwa Perdana Menteri Pakistan Sharif diperkirakan akan bertemu dengan Witkoff dan Kushner untuk melanjutkan negosiasi.

Grafik XOM (D1)

Merespons volatilitas harga minyak dunia, XOM masih berada dalam tren naik jangka menengah–panjang, dengan struktur harga yang tetap membentuk higher low meskipun ada tekanan jangka pendek. Saat ini harga sedang dalam fase koreksi dan menguji area support, dengan peluang rebound jika level tersebut mampu bertahan. Namun, peningkatan volume saat harga turun dan melemahnya indikator momentum menunjukkan tekanan jual masih dominan dalam jangka pendek.

 

Sumber: xStation5

Menurut analisis Bloomberg, AS tampaknya lebih bersedia memberikan konsesi, sementara Teheran tetap relatif tegas—setidaknya pada tahap negosiasi saat ini. Namun, tidak dapat dikesampingkan bahwa sikap keras Iran merupakan bagian dari strategi negosiasi, bukan sinyal eskalasi militer. Pembicaraan di Pakistan diharapkan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai sejauh mana Iran bersedia berkompromi.

Sumber: Bloomberg Finance LP

Pola musiman harga minyak menunjukkan bahwa bulan-bulan musim panas cenderung mendukung pergerakan harga ke atas. Jika pola ini kembali terjadi tahun ini, harga yang lebih tinggi dapat diharapkan selama periode musim panas—terutama jika negosiasi di Islamabad gagal mencapai kesepakatan.

Sumber: XTB Research, Bloomberg Finance LP

25 April 2026, 00.53

Nasdaq Cetak Rekor, Saham Chip Melonjak

24 April 2026, 21.57

Nasdaq 100 capai rekor baru

24 April 2026, 19.01

Indeks mencoba pulih berkat harapan negosiasi AS-Iran 📈

24 April 2026, 17.29

Saham semikonduktor melonjak, dipimpin oleh Intel

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.