Futures minyak (OIL) telah memulihkan sebagian penurunan sebelumnya dan kembali bergerak menuju level US$95 per barel.
- Persediaan crude oil EIA turun 4,45 juta barel, dibandingkan ekspektasi kenaikan 0,06 juta barel dan kenaikan 0,095 juta barel pada periode sebelumnya.
- Persediaan bensin EIA turun 1,173 juta barel, dibandingkan ekspektasi penurunan 1,6 juta barel dan penurunan sebelumnya sebesar 2,536 juta barel.
- Persediaan distilat EIA meningkat 0,796 juta barel, dibandingkan ekspektasi penurunan 1,5 juta barel dan penurunan sebelumnya sebesar 2,228 juta barel.
- Persediaan crude oil di Cushing meningkat 0,08 juta barel, setelah sebelumnya naik 1,176 juta barel.
Keputusan OPEC+ Diumumkan Minggu, Apa yang Bisa Diharapkan?
OPEC+ kemungkinan besar akan mempertahankan kebijakan produksi Oktober tanpa perubahan. Menurut sumber Reuters, pertemuan pada Minggu diperkirakan akan lebih berfokus pada evaluasi kondisi pasar daripada memperkenalkan keputusan baru terkait supply.
Kelompok tersebut saat ini sedang menyelesaikan penghapusan bertahap pemangkasan produksi sebesar 1,65 juta barel per hari yang diperkenalkan pada 2023. Secara teori, hal ini berarti lebih banyak minyak kembali ke pasar, tetapi dalam praktiknya produksi aktual masih berada di bawah kuota resmi.
- Kesenjangan antara kuota dan produksi aktual kini menjadi faktor penting. Konflik dan gangguan ekspor yang berkaitan dengan Iran dan Ukraina membatasi supply, sehingga OPEC+ memiliki kontrol yang lebih kecil terhadap peningkatan produksi global secara nyata dibandingkan yang terlihat dari keputusan kuota resmi.
- Dari perspektif pasar, kondisi ini berarti tidak adanya keputusan baru dari OPEC+ tidak otomatis menjadi sentimen bearish bagi harga minyak. Jika pasokan fisik tetap terbatas akibat faktor geopolitik, peningkatan batas produksi dapat memiliki pengaruh yang lebih kecil terhadap keseimbangan pasar secara keseluruhan.
- Perhatian semakin bergeser menuju kuota produksi 2027. Negara-negara anggota saat ini sedang meninjau kapasitas produksi masing-masing, yang menjadi dasar bagi potensi negosiasi sulit mengenai pembagian batas produksi di masa depan.
- Hal ini penting karena beberapa produsen telah berinvestasi untuk meningkatkan kapasitas dan dapat mendorong kuota yang lebih tinggi. Sementara itu, anggota lain kemungkinan akan berusaha mempertahankan porsi mereka dalam total produksi kelompok.
- Kesimpulan utama bagi pasar minyak adalah pertemuan Minggu kemungkinan relatif netral terhadap harga. Namun, ketegangan internal OPEC+ yang sebenarnya dapat muncul kemudian ketika baseline produksi baru dan kuota 2027 mulai dinegosiasikan.
Daily Summary: Wall Street Menguat Tipis Jelang Earnings Broadcom
Emas Menguat 1,5%
Emas Tertekan Yield AS: Koreksi Sementara atau Tren Baru?
Mondelez Redam Rally Cocoa, Pasar Mulai Ragukan Risiko Defisit
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.