Baca selengkapnya
16.32 · 2 April 2026

Harga Minyak melonjak tajam usai pidato Trump 🛢️ 📈 AS akan Tinggalkan Hormuz❓

Harga minyak Brent melonjak kembali di atas $100 per barel (OIL: +7,6%), menghapus hampir seluruh kerugian dalam tiga sesi terakhir. Pidato Donald Trump gagal memberikan strategi keluar yang jelas dari konflik, dan nada agresifnya melemahkan optimisme pasar yang sebelumnya bertaruh pada pemulihan setelah pernyataan Iran mengenai kesiapan untuk pembicaraan damai.

Apa yang Mendorong Kenaikan Harga Minyak Hari Ini?

  • Dalam pidatonya, Donald Trump mengumumkan bahwa tujuan strategis dari “Operation Epic Fury” hampir tercapai dan perang di Iran diperkirakan akan berlangsung sekitar dua hingga tiga minggu lagi. Ia berjanji akan menghancurkan sepenuhnya program nuklir dan rudal Iran, serta mengancam akan menyerang infrastruktur energi. Meskipun pidato tersebut sebagian besar mengulang posisi Trump yang sudah dikenal, komentarnya terkait Strait of Hormuz dan nada agresif secara keseluruhan mengikis optimisme yang terlihat dalam beberapa sesi terakhir.

  • Presiden AS meremehkan pentingnya Selat Hormuz bagi Amerika Serikat, dengan menyatakan bahwa negaranya sudah mandiri energi. Ia meminta negara-negara Asia dan Eropa untuk melindungi jalur tersebut sendiri, serta menyarankan mereka membeli minyak dari AS. Para ahli mempertanyakan optimisme tersebut terkait penurunan cepat harga bahan bakar, dengan menyoroti kerusakan infrastruktur permanen dan biaya energi yang mencapai rekor tertinggi di AS (melebihi $4 per galon).

  • Pejabat militer Iran menanggapi pidato Trump dengan bersumpah untuk melanjutkan perang hingga “penghinaan dan penyerahan” Amerika Serikat dan Israel. Tehran menolak klaim bahwa militernya telah melemah, serta mengancam “serangan yang lebih kuat dan lebih destruktif.” Komando Iran menekankan bahwa Washington meremehkan kemampuan strategis mereka, dan janji Trump untuk “mengembalikan mereka ke Zaman Batu” justru meningkatkan eskalasi konflik, sehingga kemungkinan gencatan senjata cepat semakin kecil.

Exxon Mobil (XOM.US)

Setelah merosot 9% dari rekor tertinggi akibat tekanan minyak, sektor energi diperkirakan akan dibuka di zona hijau hari ini seiring pulihnya harga komoditas tersebut.

 

Sumber: xStation5

22 April 2026, 22.22

BREAKING: Persediaan minyak melonjak tak terduga, saham energi terkoreksi tipis

22 April 2026, 21.13

US OPEN: Geopolitik dominasi pasar, S&P 500 fluktuatif

22 April 2026, 20.36

Microsoft risiko hadapi gugatan $2,8 miliar

22 April 2026, 19.34

Krisis bahan bakar jet di penerbangan Eropa - apa artinya bagi sektor dan penumpang

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.