22.24 · 16 September 2026

Intel Naik 5%, SK Hynix Jadi Katalis Baru

Saham Intel naik sekitar 5% pada perdagangan premarket ke kisaran US$102 setelah muncul laporan bahwa perusahaan sedang melakukan pembicaraan dengan SK Hynix terkait produksi memory chip di Amerika Serikat.

Pada tahap ini, angle yang bahkan lebih penting daripada kerja sama Intel–SK Hynix itu sendiri adalah kemungkinan kedua perusahaan masuk ke proyek bersama hyperscaler.

Model semacam ini dapat menghubungkan kapasitas manufaktur baru secara langsung dengan permintaan dari operator data center terbesar dunia.

  • Pemerintah AS terus mendorong peningkatan signifikan produksi semikonduktor domestik. Pemerintah AS sendiri mengambil sekitar 9,9% kepemilikan di Intel pada Agustus 2025 melalui investasi senilai US$8,9 miliar.
  • Salah satu skenario yang sedang dipertimbangkan adalah SK Hynix menyewa sebagian fasilitas manufaktur Intel yang direncanakan di Ohio.
  • Alternatif lainnya adalah pembentukan joint venture yang berpotensi melibatkan hyperscaler yang ingin mengamankan suplai memory chip dalam jangka panjang.
  • Potensi kesepakatan dapat menghadapi resistensi dari pemerintah Korea Selatan karena bisnis memory SK Hynix dipandang strategis bagi negara tersebut.
  • Intel tidak memberikan komentar langsung mengenai laporan tersebut, tetapi menegaskan komitmennya terhadap proyek Ohio dan investasi untuk mempersiapkan lokasi tersebut menuju produksi.
  • SK Hynix mengatakan perusahaan sedang mengeksplorasi berbagai pilihan untuk memperkuat daya saing global. Namun, belum ada kesepakatan dan belum ada keputusan terkait produksi memory di AS.

Dorongan untuk memperluas manufaktur chip domestik memang menjadi bagian dari kebijakan industri AS yang lebih luas. Intel sendiri telah menegaskan investasi miliaran dolar untuk R&D dan produksi semikonduktor di AS.

Analisa Teknikal Saham Intel (INTC.US)

Pada Agustus 2025, pemerintah AS mengambil hampir 10% kepemilikan di Intel. Sejak saat itu, saham Intel telah meningkat lebih dari empat kali lipat. Kepemilikan pemerintah sebesar 9,9% tersebut dikonfirmasi secara resmi oleh Intel.

Hari ini, saham dibuka dengan bullish gap dan menjadi salah satu saham dengan performa terkuat di Nasdaq 100, meskipun sebagian kenaikan awal sudah terhapus.

Harga saat ini tertahan di sekitar EMA50 yang berada dekat US$101 per saham.

Area resistance utama terlihat di sekitar US$105–US$106, level yang sebelumnya menghasilkan beberapa reaksi harga penting pada Agustus.

Jika harga mampu breakout secara meyakinkan di atas zona tersebut, ruang kenaikan berikutnya berpotensi terbuka menuju sekitar US$130.

Meski sudah mengalami rally besar, saham Intel masih diperdagangkan sekitar 25% di bawah all-time high.

Sumber: xStation5

16 September 2026, 21.09

US Open: Wall Street Rebound Tipis Jelang FOMC

16 September 2026, 16.14

Nasdaq Tertekan Jelang Keputusan The Fed

16 September 2026, 13.27

Market Wrap: Pasar Menanti The Fed, Yield Mulai Mereda

15 September 2026, 14.00

AI Makin Pintar, Perusahaan Teknologi Justru Minta Direm?

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.