23.17 · 29 Oktober 2026

Intel Rilis Earnings Q3

Intel dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III (Q3) setelah penutupan pasar pada Kamis. Pasar memperkirakan pendapatan sekitar US$16,5 miliar dan laba per saham yang disesuaikan (adjusted EPS) sebesar US$0,40. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, perusahaan membukukan pendapatan US$13,65 miliar dan adjusted EPS US$0,23. Sementara itu, panduan resmi Intel memperkirakan pendapatan dalam kisaran US$15,8–16,8 miliar, adjusted EPS sebesar US$0,38, serta margin kotor sekitar 42%.

Prospek penjualan CPU server Intel kemungkinan akan menjadi perhatian utama investor. Ekspansi pusat data (data center) terus mendorong permintaan prosesor CPU, sementara keterbatasan pasokan beberapa jenis chip dapat mendukung kenaikan harga jual. Intel memiliki peluang meningkatkan kinerja melalui volume pesanan yang lebih tinggi dan harga jual yang lebih menguntungkan. Namun, besarnya peningkatan tersebut akan bergantung pada kapasitas produksi Intel, daya saing prosesornya, dan biaya manufaktur.

Saham Intel (INTC) saat ini diperdagangkan di kisaran US$90–95, turun dari level tertinggi Juni yang mendekati US$140. Koreksi tersebut terjadi setelah reli tajam yang didorong ekspektasi pemulihan bisnis dan meningkatnya peran CPU dalam infrastruktur AI. Laporan keuangan Kamis akan memberikan kesempatan bagi investor untuk menilai apakah perbaikan kondisi operasional benar-benar mendukung optimisme yang sebelumnya mendorong kenaikan saham Intel. Prospek beberapa kuartal mendatang dan rincian konkret mengenai restrukturisasi lanjutan berpotensi menjadi faktor yang sangat penting bagi pergerakan harga saham.

Ekspektasi Utama Pasar

  • Pendapatan kuartal III: Sekitar US$16,5 miliar berdasarkan estimasi konsensus analis.

  • Adjusted EPS: Sekitar US$0,40.

  • Margin kotor yang disesuaikan: Diperkirakan sekitar 42%.

  • Faktor utama yang perlu diperhatikan: CPU server, harga jual, margin, belanja modal, dan restrukturisasi.

  • Prospek 2027: Volume pesanan dan kemampuan perusahaan meningkatkan pengiriman produk.

Pada kuartal II, Intel membukukan pendapatan sekitar US$16,1 miliar dan adjusted EPS sebesar US$0,42. Dengan demikian, estimasi konsensus untuk kuartal III menunjukkan pertumbuhan pendapatan secara tahunan (year-over-year/YoY) yang berkelanjutan, meskipun laba per saham mungkin tidak melampaui pencapaian kuartal sebelumnya. Penilaian manajemen terhadap kondisi bisnis dalam beberapa bulan mendatang serta keyakinan terhadap potensi peningkatan margin lebih lanjut akan menjadi faktor penting.

CPU Server Menjadi Semakin Penting

Meningkatnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI), termasuk sistem agentic AI, mendorong kebutuhan daya komputasi pada infrastruktur server. Bagi Intel, perkembangan ini dapat meningkatkan permintaan terhadap prosesor Intel Xeon dan, di tengah keterbatasan pasokan, menciptakan peluang harga jual yang lebih menguntungkan.

Pertanyaan utamanya adalah seberapa besar peningkatan permintaan tersebut dapat dikonversi menjadi pesanan dan pengiriman produk yang nyata. Jika Intel tidak mampu meningkatkan kapasitas produksi dengan cukup cepat, perusahaan berisiko kehilangan sebagian peluang dari kondisi pasar yang menguntungkan. Oleh karena itu, investor akan mencermati pembaruan mengenai ketersediaan prosesor, pemenuhan pesanan, dan prospek permintaan untuk beberapa kuartal mendatang.

Restrukturisasi Masih Membebani Kinerja

Faktor penting lainnya adalah restrukturisasi bisnis Intel yang masih berlangsung. Perusahaan terus memangkas biaya dan menyesuaikan rencana investasi, sembari mengembangkan operasi manufaktur serta meningkatkan daya saing fasilitas produksinya. Kecepatan dan skala perubahan tersebut akan memengaruhi margin keuntungan dan arus kas Intel.

Hasil keuangan kuartal III dapat menunjukkan apakah langkah efisiensi biaya mulai memberikan hasil. Namun, rencana perusahaan untuk beberapa bulan mendatang juga akan sama pentingnya. Investor membutuhkan kejelasan lebih lanjut mengenai belanja modal (CapEx), biaya restrukturisasi, dan strategi menuju peningkatan profitabilitas yang berkelanjutan.

Pasar PC Masih Menjadi Faktor Ketidakpastian

Prosesor server berpotensi menjadi segmen yang lebih kuat dalam laporan keuangan Intel, tetapi kinerja bisnis perusahaan secara keseluruhan tetap penting. Permintaan PC, tingkat persediaan, dan tekanan harga jual dapat memengaruhi pendapatan maupun margin. Investor juga akan mengevaluasi apakah kekuatan segmen server mampu mengimbangi potensi pelemahan di pasar PC.

Panduan Kinerja Bisa Sama Pentingnya dengan Hasil Keuangan

Pada level harga saham saat ini, reaksi pasar terhadap saham Intel kemungkinan besar akan bergantung pada panduan kinerja kuartal IV (Q4) dan prospek 2027. Hasil keuangan historis yang kuat mungkin belum cukup jika panduan perusahaan mengecewakan atau manajemen gagal memberikan pembaruan yang meyakinkan mengenai ketersediaan prosesor dan kecepatan perbaikan margin.

Intel memiliki peluang untuk memanfaatkan peningkatan permintaan CPU server, tetapi besarnya keuntungan tersebut akan bergantung pada jumlah pesanan yang mampu dipenuhi dan margin yang dihasilkan. Pengurangan biaya dan disiplin belanja modal tetap menjadi faktor yang sama pentingnya. Seluruh aspek tersebut akan membantu investor menentukan apakah pemulihan bisnis Intel saat ini dapat berkembang menjadi peningkatan kinerja yang lebih konsisten dan berkelanjutan.

Sumber: XTB Research

30 Oktober 2026, 04.25

Saham Amazon Anjlok 6%, AWS Justru Tumbuh 39%!

30 Oktober 2026, 01.46

Daily Summary: Nasdaq Picu Sell-Off

30 Oktober 2026, 00.53

Silver Tertekan Fed, Support US$52 Terancam

30 Oktober 2026, 00.31

AWS Melesat, Belanja AI Jadi Risiko

Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.

Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.
Instrumen keuangan yang kami tawarkan, khususnya derivatif, berisiko tinggi. Saham Fraksional (FS) merupakan hak fidusia yang diperoleh dari XTB atas bagian saham fraksional dan ETF. FS bukanlah instrumen keuangan yang terpisah. Hak korporasi yang terbatas dikaitkan dengan FS.