Pasar saat ini diwarnai repricing besar-besaran ekspektasi suku bunga AS. Risiko terbesar justru datang dari kejutan positif pada data payrolls hari ini. Meski historisnya laporan Agustus cenderung lebih lemah, sebagian analis memperkirakan hasil yang lebih kuat, yang bisa memberi gambaran bahwa kondisi pasar tenaga kerja AS tidak seburuk yang dikhawatirkan. Ada beberapa alasan yang mendukung skenario tersebut. Tingkat partisipasi angkatan kerja terus menurun, yang secara teknis menekan angka pengangguran karena semakin banyak orang keluar dari angkatan kerja dan tidak tercatat sebagai pengangguran. Penurunan ini, ke level terendah sejak 2023, menjadi indikator penting untuk diperhatikan.
Selain itu, tanda-tanda lain menunjukkan ekonomi AS masih bergerak solid. Survei ISM sektor jasa naik ke level tertinggi sejak Februari, didorong lonjakan pesanan baru dan peningkatan aktivitas bisnis. Karena pasar tenaga kerja biasanya merupakan indikator tertinggal, pelemahan belakangan ini bisa saja hanya gangguan sementara.
Daily Summary: Dell dan AI Kembali Angkat Wall Street
BREAKING: Trump Umumkan Kesepakatan Iran, Minyak Anjlok
Daily Summary: Reli AI Dorong Wall Street Kembali ke Zona Hijau
Kalender Ekonomi: Pasar Global Bergejolak Usai Serangan Baru AS ke Iran
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.