Pasar masih didominasi oleh aksi jual berkelanjutan di saham teknologi serta tekanan baru di pasar logam mulia. Ketegangan pasar diperkirakan meningkat menjelang rilis data makroekonomi berdampak tinggi hari ini.
Hari Kamis akan terutama dibentuk oleh keputusan bank sentral di Eropa. Bank of England (BoE) akan mengumumkan keputusan suku bunga pada pukul 12:00 GMT, disusul oleh Bank Sentral Eropa (ECB) pada pukul 13:15 GMT.
Meskipun kedua institusi diperkirakan mempertahankan suku bunga tidak berubah, fokus utama pasar akan tertuju pada pernyataan kebijakan yang menyertainya. BoE berpotensi memberikan sinyal kesiapan untuk pemangkasan suku bunga lanjutan dalam beberapa bulan ke depan, sementara ECB kemungkinan akan menegaskan kembali keseimbangan risiko yang relatif kondusif, ditandai oleh inflasi yang telah mendekati target serta pemulihan ekonomi Zona Euro yang bertahap namun tidak merata.
Di Amerika Serikat, investor menantikan rangkaian data pasar tenaga kerja berikutnya. Selain data klaim pengangguran mingguan, laporan JOLTS mengenai lowongan pekerjaan juga akan dirilis. Laporan ketenagakerjaan ADP kemarin yang lebih lemah dari perkiraan, hanya menunjukkan penambahan 22.000 pekerjaan baru, telah membentuk sentimen yang relatif pesimistis. Oleh karena itu, tanda-tanda pelemahan lanjutan di pasar tenaga kerja dapat menahan penguatan dolar AS yang terjadi belakangan ini.
Laporan keuangan juga akan dirilis oleh sejumlah perusahaan besar, termasuk Amazon, Shell, UniCredit, BNP Paribas, dan Philip Morris.
Seluruh waktu menggunakan CET (GMT+1). Data difilter untuk wilayah AS, Inggris, Zona Euro, Jerman, Prancis, Jepang, Australia, dan Selandia Baru, dengan tingkat kepentingan menengah hingga tinggi.
Sumber: xStation5
Kalender Ekonomi: Big Tech Earnings & The Fed Bisa Hentikan Reli Pasar
Market Wrap: Geopolitik & Earnings Mag7 Jadi Penentu Arah Wall Street
Kalender Ekonomi: Fokus Data AS & Earnings Perusahaan
Bank of Japan Tahan Suku Bunga 0,75%, Fokus Inflasi
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.