Sesi pasar keuangan hari ini diwarnai oleh keputusan kebijakan moneter penting dari Asia. Bank of Japan memutuskan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi sekitar 1,25%, yang langsung memicu volatilitas tinggi pada pasangan mata uang yen. USDJPY naik menembus level 157, mencapai level tertinggi sejak awal September. BoJ menyoroti meningkatnya ekspektasi inflasi serta mulai diteruskannya kenaikan biaya tenaga kerja ke harga ritel. Namun, National Core CPI Jepang tercatat 1,7% YoY, sedikit di bawah konsensus 1,8%. Salah satu faktor utama yang membuat yen tetap lemah adalah tidak adanya pesan hawkish yang kuat dari BoJ, ditambah dua anggota yang memilih mempertahankan suku bunga.
Pada sesi berikutnya, perhatian investor akan beralih ke data retail sales Inggris, industrial production AS, dan sejumlah pidato bank sentral, termasuk Presiden ECB Christine Lagarde. Di sisi geopolitik, ketegangan tetap tinggi setelah laporan mengenai serangan Rusia terhadap infrastruktur logistik di sekitar Odessa.
Kalender Makroekonomi (Central European Time)
- 04:54 CET – Jepang: Pernyataan kebijakan moneter BoJ.
- 12:30 CET – Zona Euro: Pidato Presiden ECB Christine Lagarde.
- 15:15 CET – AS: Capacity Utilization. Konsensus: 76,4%. Sebelumnya: 76,3%.
- 15:15 CET – AS: Industrial Production MoM. Konsensus: 0,3%. Sebelumnya: 0,2%.
- 15:30 CET – AS: Pidato anggota FOMC Bowman.
- 16:00 CET – AS: Conference Board Leading Index MoM. Konsensus: 0,1%. Sebelumnya: 0,2%.
- 17:45 CET – AS: Pidato anggota FOMC Schmid.
- Sepanjang hari – Zona Euro: Pertemuan ECOFIN.
- Sepanjang hari – Zona Euro: Pertemuan Eurogroup.
- Sepanjang hari – China: Foreign Direct Investment YTD YoY. Sebelumnya: -6,2%.
Market Wrap: Yield Turun, Emas Naik Setelah BoJ dan The Fed
Daily Summary: Nasdaq Pimpin Rally Wall Street
Wall Street Pulih Setelah The Fed
US Open: Wall Street Rebound Setelah The Fed Hawkish
Perdagangan Berjangka mengandung risiko kerugian. Materi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa mendatang. Investasi memiliki risiko. Berinvestasilah dengan bijak. XTB Indonesia berizin dan diawasi oleh Bappebti, OJK dan BI.